Polsek Keluang Amankan Seorang Pelaku Penganiayaan Anggota Kepolisian

Bagikan :

MUBA, MPI – Ibrahim (46 tahun), warga Desa Dawas Kecamatan Keluang, Kabupaten Muba ini berhasil diamankan aparat kepolisian Mapolsek Keluang, Rabu (4/12).

Ibrahim merupakan pelaku penganiayaan terhadap Briptu Fransisco Edwardsyah.

Ibrahim sempat jadi buron 9 tahun lebih.

Ibrahim diamankan pihak kepolisian di Desa Bukit Jaya Trans C3 Kecamatan Sungai Lilin.

“Ya, pelaku Ibrahim berhasil kita amankan setelah melakukan pelarian selama kurang lebih 9 tahun. Dalam pelariannya pelaku sering berpindah-pindah tempat sehingga pihak kita kesulitan dalam melacak pelaku,”

“Sering kita lakukan penggerebekan namun Ibrhaim berhasil melarikan diri,” kata Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, melalui Kapolsek Keluang Iptu Sapta Eka, Kamis (6/12).

Penangkapan Ibrahim setelah pihaknya mengetahui keberadaanya di Desa Bukit Jaya Trans C3 Kecamatan Sungai Lilin.

Mendapatkan informasi tersebut tim langsung menuju ke lokasi pada Selasa (4/12) sekitar pukul 15.00 WIB.

Selanjutnya direncanakan dilakukan penangkapan. Tim berangkat sekitar pukul 20.00 WIB dengan menggunakan kendaraan roda empat menuju Trans C3.

Tim yang melakukan penangkapan harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor, lalu dilanjutkan kembali dengan berjalan kaki sekitar 1,5 jam.

Setelah perjalanan cukup jauh itu, tim akhirnya tiba di tempat persembunyian pelaku.

“Tim tiba di lokasi sektar pukul 04.15 WIB, pada saat hendak diamankan pelaku sedang tertidur pulas. Ketika hendak ditangkap pelaku berusaha mengambil senjata api laras pendek yang berisikan satu butir peluru,”

“Berkat kesigapan tim pelaku berhasil dibekuk. Kita juga berhasil mengamankan senjata api jenis kecepek siap tembak,”ujarnya.

Setelah berhasil dibekuk Ibrahim langsung digelandang ke Mapolsek Keluang.

Pada saat dalam perjalanan, pelaku memberontak dan mencoba kabur. Akibatnya petugas mengambil tindakan tegas terhadap pelaku.

“Pelaku telah diamanakan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku kita kenakan pasal 353 ayat (1),(2) jo padal 351 ayat (1),(2) KUHPidana,”jelasnya.

Perlu diketahui, kasus penganiayaan tersebut dilakukan tersangka Ibrahim terhadap korban Fransisco yakni terjadi sekitar pukul 22.00 WIB pada Senin (23/8/2010) lalu.

Kejadian di Desa Dawas Kecamatan Keluang.

Peristiwa itu berawal dari pelaku yang saat itu vekerja sebagai penjaga keamanan PT PKKS melapor telah kehilangan racun rumput.

Mengetahui hal itu, Fransisco langsung ke lokasi guna meminta keterangan kepada pelaku.

Namun, saat ditanya perihal kehilangan racun rumput, pelaku menjawab dengan berbelit-belit dan sembarangan.

Hal itu membuat Fransisco marah sehingga menampar pelaku. Setelah itu pulang kembali menuju Polsek Keluang.

Merasa tidak terima, pelakupun dengan menggunakan sepeda motor menyusul korban yang saat itu sudah pergi cukup jauh .

Fransisco yang tahu jika sedang dihampiri pelaku, menghentikan kendaraannya.

Disaat itulah, pelaku Ibrahim langsung menusukkan pisau yang sudah dipersiapkan sebelumnya ke arah punggung Fransisco.

Akibat luka tusuk pada tulang punggung membuat organ tubuh bagian pusat kebawah hingga ujung kaki tdk berfungsi atau mati rasa.(Red)

Bagikan :