Bursa Sekda Kota Bekasi Semakin Hangat : “Yayan Mulyana & Dadang Ginanjar” Calon Kuat

Media Patriot, Bekasi – Pasca dilantiknya Walikota Bekasi dan Wakil Walikota Bekasi terpilih Periode 2018-2023, Pemerintah Kota Bekasi belum memiliki Sekda secara difinitif.

Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi dan Dr. Tri Adhianto periode 2018-2023 yang terpilih pada Pilkada lalu mulai menghimpun nama-nama calon yang mengikuti proses tahapan maju untuk menjadi Sekda Kota Bekasi. Yang menarik, dari beberapa nama yang mengikuti proses lelang jabatan (open bidding) Sekretaris Daerah tersebut masuknya nama Yayan Mulyana Kadishub Kota Bekasi.

Walikota Bekasi yang akrab disapa Bang Pepen pun merasa senang dengan kemunculan beberapa nama calon Sekda yang mengikuti proses lelang jabatan (open bidding) dikalangan ASN eselon II untuk memperebutkan kursi Sekda tersebut. “Dengan begitu semakin banyak pilihan maka semakin baik untuk mendapatkan Sekda yang memiliki kompetensi dan kualitas dalam mengemban amanah guna menjalankan administratur Pemerintahan Kota Bekasi dalam segala aspek kebijakan, ungkap Bang Pepen di usai acara Pelantikan pejabat eselon III dan IV di Pekayon, Kamis (6/11-2018).

Bagi Rahmat Effendi yang saat ini 2 priode menjadi Walikota Bekasi itu, keikutsertaan nama-nama sejumlah ASN eselon II mengikuti proses lelang jabatan Sekda harus menjadi ajang untuk meningkatkan kinerja birokrasi pemerintahan. Sebab, Sekda adalah penggerak administratur kebijakan roda pemerintahan sehingga harus mampu dan memiliki keberanian dalam menyampaikan setiap kebijakan birokrasi sekaligus mengayomi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Sekda yang akan terpilih nantinya harus mampu mengikuti ritme langkah dan pemikiran Walikota dan Wakil Walikota karena semakin banyak tantangan dan berbagai persoalan yang menjadi visi dan misi Walikota terpilih dalam menjalankan pembangunan Kota Bekasi. Kalau nama-nama yang mengikuti proses lelang jabatan pengen jadi Sekda berarti dia kerjanya harus bagus dong, kalau enggak bagus kan enggak mungkin nama-nama mereka kita akan ajukan ke Gubernur Jawa Barat. ” tutur Bang Pepen Walikota Bekasi yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi.

Pepen sendiri mengaku tidak memberikan dukungan khusus kepada salah satu nama calon yang mengikuti proses lelang jabatan sekretaris daerah Kota Bekasi tersebut karena semua nama- nama ASN itu memiliki kompetensi dan terbaik tentunya sehingga memiliki peluang dan kesempatan yang sama. “Pilihan ikut lelang jabatan Sekda membuat mereka harus bekerja lebih ekstra menunjukkan kemampuan sebagai motor penggerak birokrat, tegas Walikota Bekasi.

Hasil investigasi dari beberapa keterangan yang dihimpun sumber Media Patriot menjelaskan bahwa, ada beberapa nama calon Sekda yang bersaing ketat untuk berpeluang menjadi Sekretaris Daerah Kota Bekasi.

Diantaranya Yayan Mulyana Kadishub, Dadang Ginanjar Kadisperkimtan, Jumhana Lutfi Kadis LH dan Reny Hendrawati Kepala BKD, namun sebuah sumber yang dikenal dekat dengan Walikota Bekasi mengungkapkan bahwa nama. “Yayan Mulyana yang saat ini menjabat Kadishub Kota Bekasi dan Dadang Ginanjar Kadisperkimtan berpeluang sangat besar untuk memegang amanah menjadi Sekda, “ungkap sumber tersebut.(RED).

Bagikan :