Lakukan Bakti Sosial, TNI Dan Polri Masuk Arwanop Warga Bersuka Cita.

Bagikan :

Jayapura. Mengawali tahun baru 2019, Kodim 1710/ Mimika bersama Satgas Teritorial Nanggala Nemangkawi dan Polres Mimika Gelar Baksos di Arwanop, Distrik Tembagapura.

Sebagai wujud kebersamaan serta untuk lebih mendekatkan diri kepada rakyat, Kodim 1710/ Mimika bersama Satgas Teritorial Nanggala Nemangkawi dan Polres Mimika melaksanakan Bakti Sosial, Perayaan Natal dan sekaligus Upacara Bakar Batu di Kp. Omponi, Arwanop Distrik Tembagapura
Kabupaten Mimika. Rabu (03/01).

Hingga saat ini, satu satunya transportasi untuk menuju kampung Arwanop yang mencakup 6 kampung disekitarnya hanya via udara dengan menggunakan Helikopter yang ditempuh dengan waktu sekitar 15-20 menit dari Timika, atau berjalan kaki selama kurang lebih 6 jam dari Tembagapura dengan melewati medan pegunungan terjal dan hutan.

Kegiatan bakti sosial dalam bentuk pemberian tali asih (pemberian 6 ekor hewan ternak babi), pengobatan massal dan pembagian sembako gratis ini diikuti oleh sekitar 450 orang masyarakat daerah Arwanop, dan dilaksanakan sebagai rangkaian dari kegiatan berbagi kasih dalam suasana Natal dan tahun baru 2019, sekaligus bentuk kepedulian dan komunikasi sosial antara TNI-Polri dengan Masyarakat.

Acara di awali dengan sambutan dari Wakil Kepala Operasional Nemangkawi, Kolonel Inf Ahmad Fikri Musmar yang menyampaikan bahwa,” Dengan adanya kegiatan Baksos ini semoga membantu masyarakat dalam suasana Natal dan Tahun Baru 2019″.

“Kami mengajak seluruh masyarakat membangun Arwanop, agar bisa semakin maju kedepannya, serta semakin dekat tanpa adanya jarak antara TNI-Polri dan masyarakat, Tambah Ahmad Fikri Musmar.

Diharapkan kepada masyarakat jika ada permasalahan atau aspirasi silahkan disampaikan kepada TNI-Polri, Wakaops Nemangkawi juga mengajak masyarakat untuk bersama sama TNI-Polri untuk menjaga keamanan bersama di Arwanop.

Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Pio L. Nainggolan dalam sambutannya mengatakan bahwa,” Pemberian tali asih berupa 6 ekor hewan ternak (Babi), pembagian paket bama dan Pengobatan massal, yang sudah mulai dilaksanakan sejak selasa 2 Januari 2019, ini untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dandim menambahkan,” Kehadiran TNI- Polri di Arwanop ingin berbagi bersama masyarakat, sehingga terjalin hubungan tali kasih yang membuat TNI-Polri semakin dekat dengan masyarakat”.

Selain membagikan 450 paket sembako/bama kepada masyarakat, juga dilaksanakan pengobatan massal dengan di dukung oleh tim dokter Satgas Teritorial Nanggala Nemangkawi, tim Dokter Rumah Sakit Bantuan TNI AD Timika dan Tim Kesehatan Pos Pamrahwan Yonif 754/ENK Kostrad di Arwanop

Antusias masyarakat dari 6 kampung datang berbondong bondong untuk menghadiri kegiatan pegobatan massal, serta pembagian paket sembako gratis guna memenuhi kebutuhan kesehatan dasar serta kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Tercatat 250 orang pasien memeriksakan kesehatannya pada pengobatan massal gratis tersebut, dengan keluhan batuk, pilek, demam, sakit kepala, ispa dan nyeri sendi.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto dalam sambutannya mengucapkan “Selamat hari Natal dan Tahun Baru 2019”.

“TNI/Polri memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat, terima kasih kami sampaikan kepada masyarakat Arwanop yang sudah hadir dan antusias tinggi pada kegiatan ini”, tambah Agung Marlianto.

Pemerintah RI sudah sangat perhatian terhadap Papua dengan berbagai pembangunan dan kebijakan yang telah diberikan dengan tujuan pembangunan secara adil dan merata.

Pada kesempatan tersebut Kodim 1710/Mimika memberikan 6 ekor hewan ternak babi untuk di bagikan kepada masyarakat di 6 kampung di wilayah Arwanop (Kp. Omponi, Kp.Ombani-1, Kp.Ombani-2, Kp. Aggogoin, Kp. Anggigi-1, Kp. Anggigi-2, Kp. Kepala Air) dan 3 Gereja (Kp. Omponi, Kp. Jagamin dan Kp. Baluni)

Ucapan terimakasih di ungkapkan oleh perwakilan masyarakat bapak Barman Janampa (Kepala Suku Kepala Air) kepada Bapak TNI yang sudah mau berkunjung, memberikan bantuan Bama, memberikan hewan ternak Babi serta pengobatan massal gratis kepada masyarakat.

“Diharapkan keberadaan TNI-Polri di Arwanop akan selalu menjadikan masyarakat merasa aman dan tenteram, sehingga pembangunan di Arwanop tetap berjalan, setelah terhenti karena kejadian kerasan dan pemerkosaan oleh kelompok KKSB terhadap tenaga pengajar bulan April 2018 lalu”, Tambah barman .

Kita ketahui bersama Arwanop merupakan kampung di distrik Tembagapura, Mimika Papua yang pada 19 April 2018 lalu Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) telah melakukan pemerkosaan dan penganiayaan terhadap tenaga sosial yaitu Guru Sekolah Dasar.

Tidak hanya memperkosa dan menganiaya para guru, KKSB juga merampas uang serta barang berharga milik para guru tersebut yang jelas-jelas keberadaan para guru tersebut untuk mencerdaskan generasi muda, khususnya di Papua.

Saat itu TNI Angkatan Darat dan Satuan Tugas Terpadu Penanganan KKSB berhasil memukul mundur para KKSB dan mengerahkan dua helikopter untuk mengevakuasi 13 guru SD dari Kampung Arwanop menuju tempat yang aman. Keberadaan aparat TNI-Polri di Papua bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Tokoh Agama Pdt Mozes Jangkup, menyampaikan terimakasih atas semua bantuan Bapak TNI kepada masyarakat kami, dan besar harapan kami meminta agar TNI/Polri terus bertugas menjaga daerah kami dari gangguan kelompok KKSB.

Pada kesempatan ini perwakilan pemuda juga turut menyampaikan, “Ucapan terima kasih kepada bapak TNI yang sudah membuat kegiatan yang sangat membantu masyarakat ini”, ungkap Jery

Kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan ini mendapatkan respon yang positif dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta diharapkan bisa membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus menjadikan masyarakat menjadi lebih dekat lagi terhadap TNI-Polri begitupun sebaliknya.

Acara dilanjutkan dengan perayaan Natal bersama sekaligus upacara bakar batu yang dilakukan oleh Koops Nemangkawi, Kodim 1710/Mimika, Polres Mimika dan Satgas Pamrahwan Yonif 754/ENK

Turut hadir pada acara tersebut Danbrigif-20/Kostrad, Danyon 754/ENK aparat kewilayahan TNI/Polri, perwakilan PT Freeport Indonesia, serta, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah Desa Arwanop.
(Rie-Pendam XVII/Cen).

Bagikan :