oleh

Tata Kawasan Kumuh, Warga Dua Kecamatan Proaktif Bantu Program ‘Kotaku’

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi memiliki program pemberdayaan KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) untuk mengurangi kawasan kumuh di Kota Bekasi.

Sekretaris Disperkimtan Imas Asiah mengatakan hasil penataan kawasan kumuh sudah terlihat di Kecamatan Medan Satria di kelurahan Harapan Mulya dan kelurahan Kali Baru dan Kelurahan Kayuringin Jaya kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi. Kegiatan ini pun mendapat respon positif warga dan mereka bersedia membantu dalam pelaksanaan program tersebut.

Tata Kawasan Kumuh, Warga Dua Kecamatan Proaktif Bantu Program 'Kotaku'
Tata Kawasan Kumuh, Warga Dua Kecamatan Proaktif Bantu Program ‘Kotaku’
Tata Kawasan Kumuh, Warga Dua Kecamatan Proaktif Bantu Program 'Kotaku'
Tata Kawasan Kumuh, Warga Dua Kecamatan Proaktif Bantu Program ‘Kotaku’

“Warga di dua kecamatan ini membantu mengecat dinding halaman dan menggambar grafiti agar kawasan tampak lebih menarik dari sebelumnya,” ungkap Imas saat dihubungi Kamis, (3/1/2019)

Imas Asiah lanjut mengatakan program penataan kawasan pemukiman akan berlanjut di 2019 dan menjadi program prioritas pihaknya selain pembangunan infrastruktur sarana prasarana di Pemerintah Kota Bekasi.

“Kita harapkan lewat program ini kawasan kumuh di Kota Bekasi semakin berkurang. Harapannya semakin baik penataan kawasan kumuh ini, semakin baik pula kualitas penghuninya dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka,” ungkap Imas.

Imas pun mengakui, permukiman kumuh masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Bekasi. Pasalnya, permasalahan ini .erupakan salah satu pilar penyangga perekonomian kota.

Maka dalam hal ini, Pemerintah terus melakukan pengembangkan Program Kotaku dan bantuan dari pemerintah pusat. Bantuan yang diberikan itu dimanfaatkan untuk melakukan penataan drainase, penyediaan air bersih, penataan lingkungan, dan bedah rumah.

Ia menjelaskan, jumlah kawasan kumuh di Kota Bekasi sudah berkurang tahun ini jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu. Pada 2016, dari 12 kecamatan dan 56 kelurahan yang ada di Kota Bekasi, 430 hektare di antaranya belum tertata alias Kumuh. Sehingga, dari 430 hektare sudah berkurang kawasan kumuh mencapai 193.5 hektare atau 45 persen, dan tahun ini masih ada sekitar 55 persen atau setara dengan 236.5 hektare kawasan kumuh lagi.

“Jadi kita target 2019 bisa berkurang sekitar 80 persen,” sambung Imas. (goeng)

Bagikan :

Berita Kegiatan Presiden Ir. Joko Widodo di MPI, kunjungan kerja, peresmian dan lain lain KLIK DISINI
Kegiatan Panglima TNI ketika dilantik Presiden, kunjungan kerja, peresmian dan lainnya KLIK DISINI
Kegiatan Kapolri ketika dilantik Presiden, kunjungan kerja, peresmian dan lainnya KLIK DISINI
Cara Cepat Cari Berita Ketik di Bawah Ini:

Ada Iklan Lowongan Pekerjaan, Lowongan Wartawan, Iklan Jual Mobil, Motor dan lain lain baca sekarang di IKLAN BARIS >>

Bagaimana Wajah Kinclong Daus Mini Menjelang Peernikahan ke Tiga Artis6.COM >>


News Feed