Sektor 8 : Giliran 3 Rumah Yang Melebihi Batas Sempadan Sungai Dibongkar Pemilik Dengan Dibantu Satgas Citarum.

Bagikan :

Batas peringatan pembongkaran bangunan liar dan rumah yang melewati batas sempadan sungai, di Jalan Inspeksi Desa Mekarrahayu Kec Margaasih, sudah habis dari bulan Desember 2018, tapi masih saja ada warga yang membandel minta diulur waktu.

Hari ini Jum’at (11/01), pemilik rumah yang terkena bongkaran, meminta satgas Citarum untuk membantu membongkar bangunan yang berdiri di tanah Negara.

 

” Pemilik rumah yang bangunan nya melebihi batas sempadan sungai, Jangan lagi berpura pura tidak paham dengan aturan, pemberitahuan sudah kami layangkan beberapa bulan yang lalu”, Tegas Dansektor 8 Kol Czi Aby Ismawan, ketika melihat masih saja ada warga yang bandel.

” Yang belum dibongkar, terakhir saya kasih waktu sampai hari Minggu, dan ini juga harus menjadi perhatian warga lain nya, supaya bangunan nya segera dibongkar”, Tambah Dansektor 8 lagi.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Jalan Inspeksi di Desa Mekarrahayu yang panjang nya 2 Km, sedang dalam penataan Dansektor 8, puluhan bangunan liar dan rumah tinggal yang dibangun tanpa aturan, semua harus dibongkar.

Salah satu warga yang bangunan nya ikut dibongkar Siti Maemunah (61), yang di temui Mediapatriot dilokasi mengatakan, bahwa tanah yang melewati batas sempadan sungai sekitar 1,5 meter, ” saya gak bisa menentang aturan yang ada, saya sadari ada bangunan rumah saya yang berdiri di tanah Citarum”.

  1. ” Sekarang Pemerintah meminta tanah nya untuk ditata, saya secara pribadi setuju dan mengikuti aturan saja”, Pungkasnya.
    (Rie).
Bagikan :