Proyek Tambatan Desa Lolobata Diduga Kuat Ada Jokinya.

Bagikan :

Maba, Media Patriot-id. Proses pembangunan Tambatan Perahu desa Lolobata, dengan nilai kontrak 821.300.000. Proyek tersebut di kerjakan CV Raya Mandiri yang di duga kuat ada jokinya

Diketahui ,Anggaran yang keluar dari Dinas Perhubungan provinsi Maluku Utara lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD 2018.

Setelah di telusuri proyek tersebut kontraktornya salah satu oknum kepolisian yang bernama (Yanto Sakawael) sementara bertugas di Polres Haltim.

Bahkan proyek yang belum selesai sudah di cairkan 100% padahal proyek tersebut belum selesai.

Setelah berjalannya proyek tidak sesuai dengan item yang termuat dalam Rancangan Anggaran Bangunan (RAB) sehingga berpotensi mangkrak dan tidak mampuh dipertanggung jawabkan.

Setelah tim pemeriksaan mengunjungi proyek, ada beberapa item pekerja yang tidak di kerjakan sehingga butuh penambahan volume sekitar 13 meter pada ujung dari tambatan tersebut.

Hal ini langsung dibeberkan salah satu pekerja proyek.”Hamidu Salasa, kalau ingin proyek itu masih di kerjakan bayar dulu sisa upah kerja kami yang belum di bayar, yah kalau tidak kami juga tidak mau mengerjakannya.

Lanjutnya.” Sewa tukang pertama yang di bayar oleh om anto biasa disapanya, sebesar 16 juta itu saya dengan Sudarsono Adam.

tetapi sisah upah kerja kami masih ada dan kalau proyek itu harus di kerjakan maka sisa sewa tukang kami harus di bayar dulu.

Jangan belum bayar terus perintah kita kerja, “pungkasnya. (18/1).

Padahal kepala pekerja (Bas) sudah kordinasi melalui via telpon sama Anto tetapi hanya janji akan datang waktu Tahun Baru kemarin.”tutup Hamidu..

Setelah wartawan coba menghubungi Anto tetapi jawabnya masih sibuk. (Joen).

Bagikan :