KPUD Musi Banyuasin Diminta Sosialisasikan Masyarakat Yang Belum Masuk Sebagai DPT

Bagikan :

MUBA,MPI – Terkait masih banyaknya masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin yang belum terdaftar sebagai Pemilih Tetap seakan hal itu menjadi pertanyaan kepada KPUD Kabupaten Musi Banyuasin.
DPTHP-2 telah lama di terbitkan namun nyatanya masih banyak masyarakat yang belum masuk kedalam DPT yang dirilis oleh KPUD Musi Banyuasin tersebut.

Salah satu inisiator Ormas S4 (Sarinah Srikandi Serasan Sekate) Satoto Waliyun mengatakan “KPU harus mensosialisasikan melalui media sosial maupun cetak ,serta bila perlu terjun langsung mendatangi masyarakat yang belum masuk ke dalam DPT Kabupaten Musi Banyuasin ,agar data yang diterima dan diterbitkan dan bisa Valid,” Katanya

Dan ia menambahkan,”Bila perlu himbau PPS – PPS yang berada di Kecamatan masing – masing agar jangan hanya menerima data saja bila peluru lakukan Door to door,dan ada satu PR lagi untuk KPU Musi Banyuasin ,agar memperbaiki RT/RW yang berlabel Nol ,karena saya temukan Desa – desa tersebut punya RT/RW tapi tertulis Nol di daftar KPU,”Pungkasnya

Sementara itu, Winda Camelia, SE caleg DPRD Muba Dapil 1 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 12 saat di konfirmasi awak media mengatakan bahwa daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP – 2) pemilihan umum tahun 2019 masih banyak masyarakat yang tidak termasuk dalam DPT, dan bahkan warga Kapten A. Rivai selama 5 tahun tidak mencoblos karena tidak mendapatkan undangan kartu pilih.

“5 tahun yang lalu, ia mencoba mencoblos dengan membawa KK dan KTP, namun panitia TPS didekat rumahnya mengarahkan ke TPS lain. Lelah ia 4 kali ke TPS masih tidak bisa mencoblos, ia pun tidak mencoblos”, beber Winda.

Lanjut Winda, PPS di jalan Muara Teladan setiap tahunnya ia telah mendata warga dengan mengumpulkan KK dan KTP untuk di serahkan ke KPU, namun nama – nama yang lama yang dikeluarkan KPU di TPS.

“Artinya, KPU tidak bekerja secara maksimal, dan juga belum bekerja serius serta optimal. Saya selaku caleg apabila tidak dilakukan perbaikan, saya merasa merugi. Kenapa merugi? Karena bisa menghilangkan hak suara saya. Hal ini, bagaimana KPU mau meningkatkan partisipasi pemilih, jika masyarakat bnyak yang tidak mendapatkan undangan kartu pilih. Harusnya KPU menjemput bola“, harapnya

Sementara itu ,dari KPUD Musi Banyuasin Melalui Divisi Sosialisasi ,Pendidikan Pemilih,Partisipasi Masyarakat dan SDM Maryani mengatakan”Jika ada Masyarakat yang belum terdaftar sebagai DPT bisa membawa E-KTP dan KK nya ke PPS masing – masing desa di Kecamatannya ,”katanya

Dan tak hanya itu saja dari informasi yang di dapat ,masih banyak di temukan ada Nama Masyarakat yang sudah meninggal namun masih tercantum sebagai DPT.(Riyan)

Bagikan :