Diduga Terpeleset Saat Menyeberang Sungai, mayat Kakek 70 Tahun Ditemukan Mengapung

Bagikan :

BATUI, BANGGAI, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Masyarakat Kelurahan Tolando, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki yang mengapung disungai. Kakek berusia 70 tahun ini ditemukan disungai Batui yang berdekatan dengan area rumah adat Kusalik Loa, Senin (25/02).

Kakek yang diketahui bernama Tolosok Tokek pertama kali ditemukan oleh Adi (21), warga Kelurahan Sisipan, Kecamatan Batui, yang sehari-harinya bekerja sebagai petani.

Kepala Kepolisian Resor (kapolres) Banggai, AKBP Moch. Sholeh, SIK, SH, MH, melalui Wakapolsek Batui, IPTU Sudirman, mengungkapkan korban ditemukan sekitar pukul 13.30 Wita oleh saksi yang sedang berada ditepi sungai dengan membawa sapi untuk diberi minum.

“Menurut keterangan saksi, saat memberi minum sapi ditepi sungai Ia melihat sebuah bongkahan mengapung disungai. Setelah mengamati secara seksama saksi menyadari bahwa ternyata bongkahan itu adalah sesosok mayat. Namun ia tidak mendekati mayat itu melainkan langsung berlari memanggil orang-orang yang sedang berkebun yang tidak jauh disekitar sungai,” ungkap Wakapolsek.

Lebih lanjut dikatakan, saat orang-orang kebun datang tidak ada seorangpun yang berani menyentuh. Sehingga salah seorang warga berinisiatif untuk langsung melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Batui.

Petugas Polsek Batui dibawah pimpinan Wakapolsek Batui, IPTU Sudirman, yang tiba ditempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 14.20 Wita langsung memerintahkan mengevakuasi korban dari tepi sungai ketempat yang lebih baik/kering.

Usai mengevakuasi petugas langsung berkoordinasi dengan pihak medis, dalam hal ini Puskesmas Batui, untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.

“Saat diperiksa, pada tubuh korban ditemukan luka dibagian pelipis sebelah kanan dan luka lecet dibagian betis sebelah kanan. Tiba di TKP, tim medis langsung melakukan pemeriksaan luar dan membawa korban ke Puskesmas Batui dengan menggunakan ambulance,” papar Wakapolsek.

Wakapolsek menambahkan, saat korban berada dipuskesmas dan diperlihatkan kepada warga sekitar untuk diidentifikasi diketahui korban merupakan warga Dusun Kaman, Kelurahan Sisipan, Kecamatan Batui.

“Kami menganalisa sebelum meninggal diduga korban sedang menyebrang sungai guna menuju kebun yang berada diseberang sungai, kemudian terjatuh/tersandung sehingga kepala korban terbentur di batu yang membuat korban tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dan terbawa arus sungai,” urainya.

Korban tiba dikediamannya sekitar pukul 16.30 Wita dengan pengawalan anggota Polsek Batui.

“Pihak keluarga korban tidak keberatan dan tidak menuntut secara hukum atas penemuan mayat korban dikarenakan keluarga telah ihklas dan menerima kematian korban murni karena musibah,” pungkas Wakapolsek.(dewi)

Bagikan :