oleh

Alumni Untar Deklarasikan Dukungan Untuk Jokowi — Ma’ruf

Mediapatriot.co.id — Jakarta — Sebanyak dua ribu Alumni Universitas Tarumanegara (Untar) mendeklarasikan dukungannya untuk Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 1 yakni pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Jum’at, (22/03/2019) di Balai Sarbini, Jakarta.

Deklarasi ini turut dihadiri oleh Hadir Ketua TKN Erick Thohir, Dewan Pengarah TKN Sidarto Danusubroto, Dewan Penasihat TKN Diaz Hendropriyono, Alumni Untar Agung Laksono dan politisi PSI Tsamara Amany.

Ketua Umum Alumni Untar Fritz Aritonang mengatakan bahwa Alumni Untar yang tergabung dalam Alumni Untar berSATU akan terus mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin untuk membantu Tim Kampanye Nasional (TKN) sampai pemilihan presiden dilaksanakan pada 17 April 2019 ini.

“Saya bahagia dengan adanya deklarasi ini mengingat hampir dua ribuan orang ingin datang dan berpartisipasi untuk ikut mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, hal ini berarti kami semua memiliki pilihan yang sama untuk Indonesia di tahun 2019-2024.” ujar Fritz

Ditemui di lokasi Alumnus Untar Fakultas Kedokteran tahun 81, Dr. Haryani mengatakan bahwa beliau turut mendukung bapak Jokowi disebabkan beliau bersih, baik, jujur, merakyat, anti korupsi dan kerjanya sudah jelas sekali untuk Indonesia maju.

“Kita berharap Indonesia bisa dipimpin oleh Jokowi kembali karena untuk Indonesia maju, anak dan cucu kita. Kita para alumni yang mendukung Jokowi ingin mendeklarasikan dukungan kami sekaligus berusaha meningkatkan suara pak Jokowi.
Banyak juga simpatisan Untar misalnya dari Trisakti, IPB, USU, ITS turut bergabung mendukung Jokowi.” Ujar Dr. Haryani

Selain itu Dr. Haryani menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa kita tidak boleh golput karena dapat merugikan diri kita sendiri terlebih ketika memilih pemimpin yang nantinya akan membuat Indonesia benar-benar maju.

“Harapannya Indonesia maju, kita harus menjaga NKRI tercinta, perdamaian dan persatuan Indonesia yaitu saling toleransi dan tidak radikal dibawah kepemimpinan Jokowi pembangunan kita berlanjut bukan hanya sampai sini saja, oleh karena itu Jokowi harus dua periode selain itu bapak Jokowi dapat menjadikan Indonesia yang Pancasilais, Bhineka Tunggal Ika dan tidak radikal.” pungkasnya. (mcl)

Bagikan :