SMK EDA SUDAH MELAKSANAKAN UNBK 2019

Bagikan :

Indramayu, MPI

Sebanyak 162 siswa-siswi dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) telah mengikuti Ujian Nasional, Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Endang Darma Ayu (EDA) Indramayu.

Dari jumlah tersebut, terdapat 51 peserta berasal dari sekolah lain yang ikut bergabung dengan SMK EDA dalam pelaksanaan UNBK tahun ini, dikarenakan belum memiliki fasilitas komputer.

“Ada 3 sekolah yang ikut bergabung UNBK di SMK EDA yaitu, SMK Al-Mustofa Indramayu, SMK Ristek Indramayu dan SMK Isnu Arahan,” demikian dikatakan Kepala SMK Endang Darma Ayu Erwin Indriasentana S.Pd melalui Wakasek Kurikulum Gatot Maulidinna, S.Pd.

Sementara, Peserta UNBK dari SMK Endang Darma Ayu sendiri kata gatot, tercatat ada 111 siswa, terdiri dari 4 program keahlian,yaitu Multimideia 20 peserta, Akuntasi 11 peserta, Kelistrikan 30 peserta dan program keahlian Tekhnik kendaraan Ringan (TKR) 50 peserta. Seluruh peserta kita bagi kedalam 3 sesi dan setiap sesi di isi oleh 28 peserta, dengan jumlah komputer sebanyak 56 unit dan 3 unit komputer cadangan.

“Kami laksanakan UNBK dalam tiga sesi, untuk sesi pertama dari pkl 07.30 – 9.30 sesi kedua pukul  10.30 – 12.30 dan sesi ketiga pukul 14.00- 16.00 WIB,” katanya.

Pelaksanaan UNBK berlangsung selama 4 hari, yaitu dari tanggal 25 sampai 28 Maret 2019 dengan mata pelajaran, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika, dan teori kejuruan.

Gatot menuturkan, pelaksanaan UNBK berjalan normal, meskipun terjadi sedikit kendala.

“Alhamdulillah secara keseluruhan pelaksanaan UNBK berjalan lancar, meski ada sedikit kendala dihari pertama  daya listrik sempat mati namun tidak berlangsung lama dan tidak terlalu mengganggu pelaksanaan UNBK,” tuturnya.

Dan dihari berikutnya pihak PLN datang ke sekolah dan meminta maaf atas kejadian tersebut, tambah gatot

Meskipun pelaksanaan UNBK berjalan lancar, tetapi pihak sekolah berharap ke depannya dapat melaksanakan kegiatan UNBK hanya satu sesi saja dengan fasilitas komputer yang memadai atau cukup.

“Pengennya sih satu sesi, tapi saat ini ketersediaan komputer di sekolah masih kurang, untuk itu pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah,” ucapnya.

Untuk pengawas UNBK imbuh gatot, dilakukan pengawasan silang, dimana guru dari SMK EDA melakukan pengawasan ke sekolah lain dan dari sekolah lain mengawasi di SMK EDA.

”Untuk pengawas UNBK di SMK EDA dari SMKN 1 Indramayu begitupun sebaliknya, dan jumlah pengawas ada 8 orang,” jelasnya. (Deswin/Isk)

 

Bagikan :