Tarif Kurir Shabu Lintas Daerah Mencapai Puluhan Juta

Bagikan :

KENDARI, SULAWESI TENGGARA, mediapatriot.co.id_Sangat mencengangkan mengapa hingga kini peredaran shabu sulit diberantas. Salah satu hal yang membuat beberapa orang akhirnya terlibat ternyata disebabkan tarif menjadi seorang kurir shabu lintas daerah provinsi mencapai hingga puluhan juta.

Hal ini diungkapkan Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadiresnarkorba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), AKBP La Ode Aries, SIK, saat menggelar press conference pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika sepanjang Maret 2019 di Media Center Bid Humas, beberapa waktu lalu.

Ia menyampaikan tarif untuk mengantar shabu dari Sulawesi Selatan yakni Rp 20 juta per kilogramnya, sedangkan yang berasal dari Sumatera mencapai Rp 50 juta per kilogram. Hal inilah yang membuat banyak orang tergiur untuk terjun kedalam bisnis haram ini.

“Beberapa tersangka yang kami amankan, diantaranya merupakan kurir shabu lintas provinsi,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, sepanjang Maret 2019, Direktorat Reserse Narkoba mengamankan tersangka sebanyak 12 orang dengan barang bukti Narkotika jenis Shabu berat 877,1 Gram dan Ganja berat 328 Gram. Kebanyakan dari tersangka merupakan kurir dan sekaligus bertindak sebagai tukang tempel.

“Salah satu dari para tersangka merupakan seorang anak yang masih remaja berusia 18 tahun yang bertindak sebagai tukang tempel. Ia merupakan salah satu jaringan Lapas Kelas II.A Kendari,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sultra, Kompol Agus Mulyadi menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan jangan sampai terjerumus dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

“Apapun bentuknya, bila terkait dengan narkotika akan berurusan dengan hukum. Jangan sampai tergiur oleh iming-iming bandar besar yang menawarkan sejumlah uang untuk menjadi kurir,” tandasnya.(dewi/humas polda sultra)

Bagikan :