*Aji” U Ali Sabana: Tolak Caleg Yang Suka Maen ‘Money Politic’*

Bagikan :

*Aji” U Ali Sabana: Tolak Caleg Yang Suka Maen ‘Money Politic’*

Kota Bekasi —- Dalam setiap kontestasi politik sering kali kandidat memuluskan nafsunya dengan mengiming-imingi para pemilih dengan memberikan uang atau yang biasa disebut money politic.

Politic semacam ini bukan lagi rahasia umum, apalagi dalam pesta politik yang saat ini tengah berlangsung di tengah negara Indonesia yang kita cintai ini. Bahkan beberapa kandidat politik masih ada yang mempraktekkan politik kotor ini untuk memuluskan niatnya masuk ke kursi parlemen.

Menyikapi hal tersebut, Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Caleg DPRD) Kota Bekasi Daerah Pemilihan Bekasi Timur Bekasi Selatan nomor urut satu yang diusung Partai Nasdem, Aji” Ustad Ali Sabana dengan tegas mengimbau warga Kota Bekasi untuk mengharapkan caleg-caleg yang masih doyan mempraktekkan politik kotor tersebut.

“Ayo warga Kota Bekasi, kita haramkan untuk memilih caleg-caleg yang seperti itu,” ucap Aji Ustad Ali Sabana, Rabu (3/4).

Menurut pria kelahiran 9 Agustus ini, warga Kota Bekasi sudah saatnya untuk keluar dari lingkaran-lingkaran yang dapat menciderai proses demokrasi. Salah satu caranya adalah dengan menolak uang yang diberikan caleg ataupun tim suksesnya.

Selain itu, hak suara yang dimiliki oleh watga Kota Bekasi yang telah di Daftar Pemilih Tetap (DPT) merupakan sebuah harga diri. Sehingga setiap pribadi harus menempatkan hak suaranya diatas semua kepentingan.

“Jangan sampai uang seratus atau dua ratus ribu yang bapak- ibu terima mengancam kebebasan untuk menyalurkan hak suara. Ini yang harus kita hindari, jangan sampai money politic yang kita terima itu mengintimidasi kita saat dibilik suara,” kata Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Bekasi itu.

Meski begitu, dirinya juga mengajak kandidat-kandidat wakil rakyat pada Pemilu 2019 ini untuk tidak menjadi kucing dalam karung ditengah gencarnya penyelenggara Pemilu (Bawaslu dan KPU) mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu yang aman, damai dan bersih.

“Karena ini tidak akan berhasil kalau tidak didukung oleh Caleg. Sudah saatnya kita melakukan kontestasi politik yang bersih dan transparan. Jangan lagi ada (caleg) yang menipu masyarakat dengan uang seratus atau dua ratus ribu,” terangnya.

Disisi lain, caleg yang akrab disapa Bang Aji ini juga meminta masyarakat dan penyelenggara Pemilu untuk mewaspadai Money Politic menggunakan serangan fajar. “Intinya sih ini yang perlu kita waspadai, pemilih harus cerdas memilih calon yang bisa dipercaya. Caleg yang menang harus yang mampu menjual ide dan program, bukan yang memiliki.uang,” tandasnya.

Bagikan :