Wali Kota Bekasi Sebagai Bapak Ojek Online Kota Bekasi dan Se-Nusantara

Bagikan :

Wali Kota Bekasi Sebagai Bapak Ojek Online Kota Bekasi dan Se-NusantaraKorwil Bekasi dan Seluruh driver online se-Kota Bekasi mendeklarasikan Rahmat Effendi sebagai Bapak driver online se-Kota Bekasi dan se-Nusantara pada Kamis, (11/4/2019). Acara berlangsung di Hutan Kota Bekasi diikuti ratusan driver ojek online, Wali kota Bekasi didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Kepala Bagian Humas, Sajekti Rubiyah dan Kepala Bagian TU setda, Fitri Widyati.Bapak Omay, Ketua Korwil Ojek Online Kota Bekasi mengatakan deklarasi Bapak ojek online untuk mendekatkan warga Kota Bekasi dalam hal ini pengendara ojol dengan pimpinan daerah Rahmat Effendi yang juga selaku Walikota Bekasi. Karena menurutnya ojek online juga butuh bimbingan pemerintah dalam mendukung kelancaran pekerjaannya sehari-hari. Ia menegaskan ojol akan mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah. Ibaratnya, ojek online sebagai anak dan Bapaknya adalah orang tua dan pemimpin di Kota Bekasi. “Kita sebagai warga juga dan berusaha di Kota Bekasi. Pertemuan ini untuk memberikan yang terbaik untuk kita semua, perhatian khususnya,” kata Okay. Ia menambahkan pertemuan ini terbilang jarang terjadi apalagi untuk menjalin silaturahmi para ojek online di Kota Bekasi. Maka ia bersyukur ratusan ojol dapat hadir dan bertemu pimpinan daerah dan menyampaikan beberapa keinginan. Omay dalam pertemuan dengan pun menyampaikan perlunya shelter bagi ojek online menunggu orderan pelanggan di beberapa titik di Kota Bekasi. Termasuk bila ada kecelakaan pengendara dan membutuhkan bantuan mobil ambulan. Ia pun bersyukur Walikota menyanggupi akan membantu keinginan mereka. “Sekarang belum memiliki shelter yang mengkoordinir tempat ojol, sekiranya butuh 21 titik shelter. kita pun akan ikut menertibkan sehingga tidak menimbulkan kemacetan dan ikuti aturan,” katanya. “Bila ada kecelakaan dan membutuhkan mobil ambulan darurat atau driver sakit. Karena solidaritas kami sungguh kental, jika kita menolong kita harus bayar sendiri, musibah tidak ada yang tahu paling patungan, untuk bayar ambulance. Maka kami minta bantuan bapak,” tambah Omay. Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan ucapan terimakasih sudah dianggap orang tua sendiri oleh para driver ojol se-Bekasi dan Se-Nusantara. Oleh karena itu, ia menegaskan pemerintah akan mendukung warganya dalam berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan. Termasuk profesi kerja yang ditekuni warganya sebagai driver ojol. “Akan disediakan dan di canangkan 21 selter untuk menempatkan para ojol di Kota Bekasi, dan nanti kita sediakan tambahan wifi gratis untuk mereka bisa terealisasi,” kata Walikota Bekasi Rahmat Effendi. Ia pun menaruh perhatian bagi kesehatan para pengendara ojol ini dengan membuatkan Kartu Sehat bagi mereka. Seluruh ojol yang berdomisili Kota Bekasi bisa dibuatkan Kartu Sehat. “Daftarkan mereka agar masuk program Kartu Sehat Kota Bekasi. Sebagai jaminan kesehatan mereka dan bisa terus berusaha bagi keluarga,” kata Rahmat Effendi. Program Kartu Sehat ini kata Rahmat Effendi sudah melayani 900 ribu pelayanan bagi warga. Baik itu untuk jaminan kesehatan warga pengidap penyakit ringan, berat dan jaminan bagi kelahiran anak di bidan dan klinik Pratama. Terkait keinginan para ojol untuk bantuan pelayanan mobil ambulan ia katakan bisa diperoleh dengan menghubungi Call Center Pemerintah Kota Bekasi di line telepon 1500444 dan 119. “Di depan kantor walikota ada ambulance bisa dipakai gratis tinggal telpon call centre kota Bekasi, seperti halnya bagi pelayanan kepada warga lainnya,” kata Rahmat Effendi. Walikota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan perlunya ada kerjasama pemerintah Kota Bekasi degan pengendara Ojol sehingga ada progres berkelanjutan demi meningkatkan perekonomian warga Kota Bekasi. -Humas Setda Kota Bekasi. (Ham)

Bagikan :