Menyambut pemilu damai tni polri terjunkan 1.010 BKo DI 10 KABUPATEN KOTA

Bagikan :

(Foto bersama usai apel gabungan TNI POLRI )

Mediapatriot.co.id.TERNATE – Menyambut pemilu Pileg dan Pilpres 17 April mendang Polda dan TNI menerjunkan personel gabungan dari TNI dan Polri di Provinsi Maluku Utara (Malut), sebanyak 1.010 siap mengamankan Pemilhan Umum (Pemilu) 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang.

Kesiapan personel itu terlihat pada saat apel gabunga pergeseran personel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Malut Brigjen (Pol) Suroto dan Danrem 152 Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, di depan kantor wali kota Ternate, Minggu (13/4/2019) pagi tadi.

Kapolda Maluku Utara, Brigjen (Pol) Suroto kepada wartawan mengatakan, pelaksanaan apel gabungan ini untuk mengecek kesiapan dan kelengkapan personel dan sarana prasarana untuk BKO ke Polres, dalam rangka pengamanan tahapan pemungutan dan penghitungan suara pada 17 April 2019 besok.

Lanjut” Kapolda, Provinsi Maluku Utara yang terbagi 10 kabupaten/kota dengan jumlah DPT. Kurang lebih 806.85 jiwa pilih dan 3.806 TPS, dengan adanya jiwa pilih sebayak itu maka beberapa Polres dikabupaten kota masih kekurangan personel sehingga Polda dan Korem memberikan BKO.

“Karena kekurangan personel, maka dari kesatuan atas Polda dan Korem memberikan BKO ke jajaran kurang lebih 1.010 personel, diantaranya 416 untuk pengamanan di TPS di 6 kabupaten/kota baik itu kabupaten Sula, Halsel, Tidore, Haltim, Halbar dan Halut untuk keamanan ke TPS.

(Kapolda Malut Kanan Brigjen Pol Soroto dan Dandrem Korem 152 Babullah kiri Kolonel inf Endro Satoto . Saat mengambil apel )

Selain itu, untuk antispasi perkembangan situasi ada 5 Polres yang diberikan satu pengamanan satu pleton Dalmas, masing-masing kurang lebih 216 personel.

Bukan hanya itu, kata Kapolda, setiap kabupatenkota sudah diberikan satu pleton Brimob kurang lebih 33 personel dengan jumlah 360. Bahkan ada juga BKO dari TNI. “Untuk di kota Ternate Polda siapkan 400 personel.

“Dengan upaya ini, baik Polda maupun Korem 152 Babullah agar bisa mengawal bagaimana jalanya pesta demokrasi hingga masyarakat bisa memberikan hak dengan aman, tenteram dan damai di TPS untuk memilih calon presiden dan wakil rakyat,” kata Kapolda.

Kapolda mmenjelaskan, pola pengamanan dilakukan dua katagori yakni sangat rawan dan kurang rawan. “Jika sangat rawan maka 1 TPS ada 2 personil dan 2 orang linmas, sedangkan kurang rawan 1 TPS 1 personel dan 2 linmas,” jelasnya.

Sementara Danrem 152 Babullah Ternate Kolonel Inf Endro Satoto menambahkan, untuk jajaran Korem 152 Babullah diminta BKO ke jajaran Polda, baik itu pasukan yang akan didistribusi ke Polres ada 1 pleton TNI dengan total 400 personel yang sudah disiapkan.

“Personel TNI sebagian sudah berada di kabupaten/kota dan sebagian masih dalam perjalanan. Bahkkan ada daerah-daerah tertentu dilakukan penebalan personel guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” ujarnya.

Selain itu, ada juga pasukan on call atau ( pasukan siap terjun ) jika sewaktu-waktu dibutuhkan maka siap diterjunkan.jika ada yang polres masih membutuhkan bantuaan pengamanan (Rj)

Bagikan :