KUCUMBU TUBUH INDAHKU

Bagikan :

KUCUMBU TUBUH INDAHKU TAYANG DI BIOSKOP INDONESIAJakarta, 15 April 2019 Film karya sutradara Garin Nugroho dan produser Ifa Isfansyah yang terbaru,KUCUMBU TUBUH INDAHKU, akan tayang di bioskop nasional Indonesia mulai tanggal 18 April 2019,Dikenal sebagai sutradara yang kerap menghadirkan tema-tema variatif tentang lndonesia, Garin Nugroho kembali menghadirkan film yang mengangkat seni dan tradisi, KUCUMBU TUBUH INDAHKU adalah film panjang ke-4 yang diproduksi oleh Fourcolours Films, rumah produksi independen yang dikenal dengan karya-karyanya yang telah menuai banyak penghargaan, seperti SEKALA NISKALA (Kamila Andini, 2017) dan SITI (Eddie Cahyono, 2014 Film Terbaik Festival Film Indonesia 2015).Seorang penari Lengger, Rianto, menginspirasi Garin Nugroho menulis dan membuat film ini, ”Tubuh kita ini menyimpan ingatan. Rangkaian ingatan tersebut menjadi sebuah sejarah manusia, sejarah tubuh dan trauma traumanya tersendiri yang bukan hanya personal, tapi juga merupakan representasi sosial dan politik yang dialami seorang individu. Seorang penari Lengger yang harus menampilkan sisi maskulin dan feminin dalam satu tubuh adalah sebuah pergolakan ingatan tubuh yang sangat menantang,” demikian tutur Garin Nugroho. “Ini yang saya tangkap dari cerita hidup Rianto. Dan ini yang ingin saya coba visualisasikan ke dalam film.”“Pertama kali mendengar ide ini, saya langsung sangat tertarik karena ceritanya yang sangat menggelitik. Cerita tentang perjalanan tubuh kita. Buat saya, ini secara visual pasti akan sangat indah, apalagi digarap oleh sutradara sekaliber Garin Nugroho,” jelas Ifa Isfansyah sebagai produser. “Selain itu, proses pembuatan film ini juga penting karena merupakan kolaborasi antar generasi dan masing-masing generasi memberikan pandangannya yang berbeda-beda yang kemudian saling melengkapi,” lanjutnya.KUCUMBU TUBUH INDAHKU bercerita tentang seorang penari Lengger di sebuah desa kecil di Jawa bernama JUNO. Kisah Juno diceritakan dalam 3 masa, yaitu JunoTokoh Juno Remaja diperankan oleh Muhammad Khan dan film ini menjadi film panjang pertamanya. Sejak tahun 2006, Khan adalah aktor teater yang aktif melakoni berbagai peran. Namun, memerankan Juno Remaja merupakan tantangan tersendiri baginya. ”Delapan tahun saya mendalami seni bela diri silat, tubuh saya sudah terbiasa bergerak dan memiliki fleksibilitas. Tapi menari merupakan seni gerak yang lain lagi. Saya harus belajar mengasah rasa dan memasukkan rasa itu dalam sebuah gerak tari. Ini sungguh sebuah pengalaman yang baru dan menarik dan tentunya semakin memperkaya saya sebagai aktor,” tutur Muhammad Khan.Selain kedua pemeran di atas, film ini juga melibatkan beberapa pemain lain seperti, Raditya Evandra (Juno Kecil), Sujiwo Tejo (Guru Lengger), Teuku Rifnu Wikana (Bupati), Randy Pangalila (Petinju), Whani Dharmawan (Warok), Endah Laras (Bibi Juno) dan Windarti (Guru Tari). Selain itu, musisi Mondo Gascaro menjadi pengisi soundtrack dan music composer dalam film ini.Film KUCUMBU TUBUH |NDAHKU bisa disaksiakan oleh publik di Indonesia mulai tanggal 18 April 2019 di bioskop ( Edi )

Bagikan :