Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal Dirumah Kebun

Bagikan :

BATUI, BANGGAI, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Pria 40 tahun ditemukan meninggal dilantai rumah kebunnya, Senin (15/04), sekitar pukul 07.30 Wita. Korban diketahui bernama Bunar alias Aco, warga Kelurahan Bakung, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Abuna (59), warga Desa Maasing, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, yang merupakan teman dekat korban. Hal ini diungkapkan Kapolsek Batui, IPTU Chandra, SH, melalui Wakapolsek Batui, IPTU Sudirman.

Wakapolsek menerangkan, korban ditemukan dalam posisi tidur terlentang di lantai rumah kebunnya yang bentuk panggung dan terbuat dari kayu. Saat ditemukan korban hanya memakai celana kolor pendek dan tidak mengenakan baju. Dari tubuh korban keluar darah dari hidung , telinga dan lubang anus.

“Korban Bunar alias Aco ditemukan disebuah rumah kebun di Desa Maasing, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, tepatnya di jalan jalur pipa milik PT JOB dekat dengan Pos Satpam,” ungkap Kapolsek Batui, IPTU Chandra, SH, melalui Wakapolsek Batui, IPTU Sudirman.

Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 07.30 Wita, saksi berniat berkunjung dirumah kebun milik korban. Saat saksi memasuki rumah korban yang pintunya tidak tertutup, saksi melihat korban tidur telentang dan terdiam serta mengeluarkan darah dari hidung dan telinga.

“Saksi yang ketakutan melihat keadaan korban langsung keluar dari rumah korban dan melapor di Pos Satpam PT JOB yang letaknya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Penemuan mayat ini kemudian dilaporkan warga ke Polsek Batui,” urainya.

Menerima laporan tersebut, Wakapolsek Batui IPTU Sudirman didampingi Kanit Binmas Polsek Batui, IPTU Edy Susilo dan Tim Medis dari Puskesmas Sinorang mendatangi lokasi penemuan guna melakukan olah TKP.

Wakapolsek menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari petugas medis dalam tubuh korban tidak ditemukan bekas kekerasan. Sehingga tim medis menyatakan sementara bahwa korban meninggal akibat serangan jantung dan pecah pembuluh darah. Korban diperkirakan telah dua hari meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan, ditubuh korban tidak ditemukan bekas kekerasan dan disekitar TKP tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut korban meninggal akibat serangan jantung dan pecah pembuluh darah,” tandasnya.

Keluarga Ikhlas Dengan Kepergian Korban

Batueja (60), ibu kandung korban, ditemani adik kandung korban, Nurdin Dg. Maserang (38), menyatakan ikhlas atas kejadian yang menimpa korban.

Batueja mengungkapkan korban yang masih tinggal serumah dengannya ini sudah dua hari tidak pulang kerumah. Ia terakhir bertemu korban pada Sabtu (13/04), sekitar pukul 12.00 Wita, saat korban pamit untuk pergi ke kebun miliknya.

“Almarhum pamit untuj melihat kebunnya. Sudah dua hari tidak pulang hingga ditemukannya telah meninggal dunia. Kami ikhlas dengan kepergian almarhum,” pungkasnya.(dewi)

Bagikan :