Para Peserta Diklat Berbasis Higher Order, Thinking Skill Bagi Guru SD  dan SMP. 

Bagikan :
Para Peserta Diklat Berbasis Higher Order,  Thinking Skill Bagi Guru SD  dan SMP. 
Media Patriot, Deli Serdang. Bupati Deli Serdang, diwakili Asisten lll, H. Jentralin Purba, S.H,   turut dihadiri pimpinan OPD, jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, membuka diklat peningkatan kompetensi pembelajaran berbasis Higher, Order Thinking Skill (  HOTS  ) , bagi guru SD dan SMP di tandai dengan pengalungan tanda peserta Diklat kepada  2 (  dua  ) orang perwakilan di Gedung Serba Guna Badan Kepegawaian Daerah (  BKD  ) ,Kabupaten Deli Serdang, Kamis, 18  April 2019.
Kepala Bidang pengembangan kompetensi BKD, Kabupaten Deli Serdang, Sunardi, S. Sos.  menjelaskan bahwa peserta diklat diikuti 40 orang selama 12 hari atau 110 jam pelajaran, guna menyiapkan guru Inti dalam Zonasi Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran berorientasi pada ketrampilan berpikir tingkat tinggi sesuai dengan mata pelajaran yang diampu dan agar para guru dapat dan terus mengembangkan pembelajaran di sekolah dengan model cara berpikir tinggi atau ketrampilan berpikir tingkat tinggi atau HOTS, serta dapat menghasilkan anak anak berkemampuan berpikir kritis, ketrampilan berkomunikasi baik berkolaborasi, berpikir kreaktif dan percaya diri dalam mempersiapkan milinium era.
Sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten lll, H. Jentralin Purba, S. H,  M. H. dengan terselenggara nya kegiatan diklat ini, mudah mudahan materi yang nantinya akan disampaikan oleh para nara sumber selama mengikuti kegiatan diklat ini dapat di serap, dipahami  dan diimplementasikan dengan baik dan benar.
Pengbangan pembelajaran berorietasi pada ketrampilan berpikir tingkat tinggi atau HOTS merupakan kegiatan yang di kembangkan sebagai upaya peningkatan kualitas dan pembelajaran yang di dalamnya mencakup  Critical, Thinking, Colaborative, Creative, dan Communicative (  4 C  ),dimana ketrampilan ini sangat di perlukan oleh para peserta didik saat ini khusus nya dalam menghadapi tantangan Global.
Seiring dengan itu, maka sudah menjadi konsekwensi bagi setiap pendidik untuk dapat menjadi Fasilitator, dan Motovator dalam meningkatkan cara berpikir peserta didiknya dan inilah yang menjadi alasan mendasar.
Diselenggarakan diklat ini yang tujuannya agar kompetensi profesional guru semakin baik, sekaligus meningkatkan kesadaran akan penting nya pembelajaran berbasis  HOTS., ujar  Jentralin.
(Pairin)
Bagikan :