Satgas Citarum Sektor 22 Beri Sanksi Sosial Kepada Warga Yang Membuang Sampah Ke Anak Sungai Citepus.

Bagikan :

Nasib sial menimpa dua orang warga yang berprofesi sebagai petugas kebersihan, mereka kedapatan sedang membuang sampah ke anak sungai Citepus pada jam 12.30 di Kelurahan Kebon Lega Kec Bojong Loa Kidul Kota Bandung. Senin(22/04).

Dansektor 22 Kol Inf Asep Rahman, mengintruksikan kepada seluruh jajaran satgas Citarum, untuk melakukan OTT kepada para pembuang sampah di sungai, untuk diberikan sanksi sebagai efek jera.

Menurut Serka Adriyan, Dansubsektor 13-22 mengatakan bahwa, pembuang sampah ke anak sungai Citepus Asep dan Yana, ” Keduanya berprofesi sebagai petugas kebersihan RW 04 Kel Kebon Lega,” Ujarnya.

” Berawal dari giat patroli jaring bpk Komarudin bersama DLHK Kota Bandung, mereka menjumpai warga tengah membuang sampah ke anak sungai Citepus, kemudian direkam dan dilaporkan ke satgas Citarum,” Beber Dansubsektor 13-22.

“Selanjutnya kami melaporkan kepada ketua RW 04, dan langsung menuju TKP, pembuang sampah langsung dibawa ke kantor RW untuk dimintai keterangan, akhirnya kedua orang tersebut diberi sanksi sosial membersihkan anak sungai Citepus selama dua minggu, dan setiap harinya harus mengumpulkan sampah 50 kg,” Terang Serka Adriyan.

Dansektor 22 membuat aturan tersebut dengan tujuan untuk mengedukasi warga, supaya kedepannya mereka sadar bahwa disiplin hidup bersih merupakan kebutuhan utama, sehingga bisa mengurangi resiko banjir dan sungai tetap bersih.

Hal ini didukung oleh Pemerintah Kota Bandung, ada program Kang Pisman yaitu Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan yang sudah berjalan sebagai bentuk dukungan kepada program Citarum.

Di sektor 22 yang meliputi wilayah Kota Bandung, selama ini sudah lebih dari 30 kali satgas Citarum melakukan OTT, Dansektor 22 masih terus melakukan sosialisasi sebagai bentuk dari edukasi pada warga akan pentingnya program Citarum.

Semoga dengan beberapa kejadian OTT ini, kedepannya Pemerintah menyediakan tempat pembuangan sampah (TPS) di beberapa lokasi, supaya warga langsung membuang sampah ke TPS terdekat.
(Rie).

Bagikan :