Upacara 17 Bulan Berjalan, Pemkab Banggai Peringati HUT Provinsi Sulteng

Bagikan :

LUWUK, BANGGAI, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai kembali menggelar upacara 17 bulan berjalan, Senin (22/04), di lapangan Alun-Alun, Kelurahan Keraton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai.

Upacara yang dirangkaikan dengan peringatan hari ulang tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) ke 55 ini dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Banggai, Ir. Abdullah, M.Si, mewakili Bupati Banggai, Ir. Herwin Yatim, MM.

Selaku Inspektur upacara, Sekda mengungkapkan bahwa peringatan yang digelar merupakan bentuk ungkapan rasa syukur atas dinamika perjalanan pembangunan, sekaligus untuk menghayati dan membuka kembali lembaran sejarah 55 tahun Provinsi Sulteng.

“Dalam lembaran sejarah 55 tahun Provinsi Sulteng terpampang beragam keberhasilan sekaligus tantangan dan persoalan yang harus menjadi catatan dan perhatian seluruh komponen pelaku pembangunan daerah ini,” ungkapnya.

Keberhasilan tersebut, paparnya, merupakan hasil kerja keras dan perjuangan yang telah diawali oleh para pejuang daerah. Silih berganti, dari kepemimpinan yang pertama hingga kepemimpinan pemerintahan saat ini, dimulai sejak 13 April 1964 hingga 13 april 2019.

“Perjuangan para pemimpin ini didukung sepenuhnya oleh pemimpinan pemerintahan kabupaten dan kota se-Sulteng sehingga memberikan kontribusi nyata kepada provinsi Sulteng,” paparnya.

Peringatan HUT Provinsi Sulteng ke 55 tahun 2019 ini mengusung tema “Dengan semangat HUT Provinsi Sulteng ke 55, kita bangkit membangun Sulteng yang kuat berbasis mitigasi bencana untuk maju, mandiri dan berdaya saing serta sukseskan pemilu serentak tahun 2019”.

Lebih lanjut Sekda mengatakan sudah sepatutnya seluruh masyarakat bersyukur dan menerima apa yang diberikan Tuhan, baik keberhasilan dalam pembangunan maupun cobaan, salah satunya bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang dialami Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Parigi Moutong pada akhir september 2018 lalu.

“Itu semua adalah kehendak Allah SWT. Kita sebagai umatnya dituntut untuk senantiasa mendekatkan diri ke hadapan Allah SWT agar kita hidup lebih paripurna,” tuturnya.

Selain itu, Sekda juga kepada semua pelaku pembangunan dan seluruh masyarakat Sulteng untuk tetap kuat dan bangkit dalam menjalankan roda pembangunan, menjadikan bencana alam sebagai sahabat bukan musuh, tak larut dalam kesedihan karena hanya memberikan kegagalan.

“Jadikan bencana sebagai energi pembakar semangat untuk terus berjuang bersama. Karena roda kehidupan yang telah dilalui selama ini merupakan kekuatan penuntun dalam setiap langkah pembangunan di masa mendatang untuk mewujudkan Sulteng maju, mandiri dan berdaya saing,” himbaunya.

Diuraikan, kemajuan yang telah dicapai sekaligus tantangan yang dihadapi Provinsi Sulteng di usianya yang ke 55 masih memerlukan pembenahan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

” Meskipun demikian, secara umum usaha yang dilakukan dan diperjuangkan selama ini secara bertahap, baik dari sisi ekonomi maupun sosial, sudah semakin dirasakan oleh seluruh masyarakat Sulteng,” tandasnya.

Upacara bendera 17 bulan berjalan dihadiri Asisten/Staf Ahli Setda Kabupaten Banggai, Pimpinan perangkat daerah Kabupaten Banggai dan Aparatur Sipil Negara Kabupaten Banggai.(dewi)

Bagikan :