KONI Desak Cairkan Anggaran Porprov, Herwin Tegaskan Panitia Harus Transparansi

Bagikan :

LUWUK, BANGGAI, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Dalam rangka mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) ke VIII di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), 23-30 April 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai menggelontorkan anggaran Milyaran Rupiah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banggai.

Anggaran milyar tersebut dicairkan dalam dua tahap, tahap I pada triwulan I Januari 2019 dan tahap II pada triwulan III Juli 2019. Pada tahap pencairan triwulan I Januari 2019 dana yang sudah tercairkan sebesar 1,5 Milyar Rupiah. Hal ini diungkapkan Bupati Banggai, Ir. H. Herwin Yatim, MM, Kamis (25/04), melalui sambungan whatsapp.

1,5 Milyar Rupiah anggaran yang telah digelontorkan oleh KONI Banggai dirasakan belum mencukupi. Untuk itu, KONI Banggai mendesak Pemkab Banggai untuk memajukan proses pencairan tahap selanjutnya pada April 2019.

Herwin menegaskan selaku Bupati dirinya telah menyampaikan kepada Ketua Umum KONI Banggai, Samsul Bahri Mang, terkait anggaran Porprov Banggai yang telah dicairkan.

“Sejak kemarin saya sudah sampaikan bahwa dana yang sudah dicairkan kepada KONI dalam rangka Porprov ini sudah mencapai 1,5 Milyar…!!! Dalam 2 bulan uang tersebut dikemanakan.? Harusnya panitia lebih transparan,” ungkapnya.

Herwin menyampaikan untuk pencairan tahap selanjutnya menurut aturan adalah di triwulan ke 3 alias mulai bulan Juli 2019. Olehnya itu dirinya menolak apabila anggaran tersebut dicairkan pada bulan April 2019.

“Aturannya bulan Juli tahap selanjutnya untuk pencairan, kok mau dipaksakan dicairkan ke bulan April.? Kalau salah nanti terus siapa yang diperiksa dan harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Namun, Herwin juga mengatakan pencairan tahap selanjutnya bisa saja dilakukan meskipun belum masuk tahapnya apabila Ketua KONI bersedia membuat pernyataan tertulis bermaterai untuk siap bertanggung jawab jika anggaran dicairkan tidak sesuai mekanisme dikemudian hari.

“Karena dari dasar surat pernyataan itu Kadis Keuangan Daerah akan laporkan dan minta asistensi ke Pemerintah Provinsi dan semua jadi aman. Jadi cuma itu saran saya bila KONI mendesak pencairan tahap selanjutnya. Silahkan ditempuh sehingga semua aman,” tegasnya.

Herwin juga kembali mengingatkan kepada semua pihak agar berhati-hati dalam menggunakan uang rakyat. Hal ini untuk menghindar dari jeratan kasus hukum.

“Saat sekarang ini kita harus semakin hati-hati menggunakan uang rakyat. Jangan hanya karena kita saling toleransi dan main gampang-gampang semua akhirnya terjerat kasus hukun yang tida diinginkan bersama,” pungkasnya.(dewi)
Foto: dok

Bagikan :