Peringatan Hari Otonomi Daerah (  OTDA  ),Ke 23 Tahun 2019 Di Kabupaten Deli Serdang. 

Bagikan :
Peringatan Hari Otonomi Daerah (  OTDA  ),Ke 23 Tahun 2019 Di Kabupaten Deli Serdang. 
Media Patriot, Lubuk Pakam. Wakil Bupati Deli Serdang  HMA. Yusuf Siregar, sebagai Irup, Peringatan hari otonomi daerah ke 23 tahun 2019 di hadiri ribuan Aparatur Sipil Negara (  ASN  ),di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang di halaman kantor Bupati Lubuk Pakam, 29 April 2019 .
HMA. Yusuf Siregar, membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia  Tjahyo Kumolo  ,yang bertema  ,
” Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang lebih baik melalui penyelenggaraan otonomi daerah yang kreatif dan inovatif.
Mendagri,  katakan bahwa tidak bisa di pungkiri, selama 23 tahun Implementasi otonomi daerah sudah begitu banyak hal yang positif yang di rasakan rakyat Indonesia antara lain  :
Pembangunan prasarana dan sarana semangkin menggeliat srsuai potensi daerah, dengan tingkat yang tinggi serta mengakomodir keinginan masyarakat.
Otonomi daerah telah mendorong adanya proses pengambilan keputusan publik yang lebih partisipatif juga demokratis lewat pemilihan kepala daerah
Buah positif lainnya dari otonomi daerah yang kita rasakan bersama adalah munculnya pemerintahan yang lebih responsif akan kebutuhan masyarakat setempat.
Peran aktip masyarakat dalam memberikan kontrol sosial juga turut terdorong sehingga tercipta pemerintahan lebih transparan akuntabel.
Selain itu banyak bermunculan inovasi inovasi yang di lakukan daerah dalam upaya membangun dan mensejahterakan masyarakat.
Untuk itu menjadi tantangan menyebarkan sebanyak mungkin buah positip otonomi daerah kepenjuru tanah air, terutama saudara kita yang berada di pulau pulau terpencil, terluar dan daerah perbatasan antara mereka yang mendiami halaman depan Republik Indonesia.
Namun dari semua yang telah di capai tentunya masih banyak kerja kerja yang harus kita tuntaskan untuk itu pada kesempatan ini, saya menamakan tiga hal yang menjadi perhatian bersama yaitu,
Otonomi daerah secara nyata telah mendorong budaya demokrasi di tengah tengah kehidupan masyarakat.
Otonomi daerah juga telah mampuh memberikan nuansa baru dalam sistem pemerintahan daerah.
Dari sentralistik birokratis kearah desentralistik partisipas dan tetapdalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dan otonomi daerah untuk menumbukan, kembangkan iklim kebebasan berkumpul, berserikat, serta mengemukakan pikiran secara terbuka bagi seluruh masyarakat.
Dengan demikian masyarakat dapat berpartisipasi yang telah berjalan selama ini,
Maka berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat  tidak lagi melalui proses panjang dan berbelit belit tetapi menjadi sangat efisien dan responsif.
Melalui kebijakan desetralisasi pemerintah daerah telah di berikan kewenangan yang lebih luas dalam mengelola dan menggarap potensi ekonomi yang ada di daerah.
Dengan demikian, maka berbagai aktivitas ekonomi di daerah dapat bertambah dengan pesat.
( Pairin )
Bagikan :