TIM INVESTIGASI DINKES PROVINSI MALUKU UTARA TELAH MENGANTONGI SAMPLE

Bagikan :

Haltim, MPI
Tim Investigasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara (Malut) telah mengantongi Sample terkait dugaan makanan beracun yang menimpa warga Desa Tutuling Jaya  Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur  (Haltim) yang kini bertambah sebanyak 150 orang. Tarik-menarik soal kajadian tersebut, mendapat perhatian dari semua pihak terutama Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara guna melakukan pengambilan sampel makanan yang diduga ada bahan beracun.

Kepala Survei Elcs dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara M. Isa Taoda S.km Mph. Mengatakan “Atas laporan yang kami terima dari Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur maka kami dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara (Malut) telah membentuk tim investigasi. ucapnya Kamis 2/4/2019.

“Tentunya Tim Investigasi ini akan mengecek apa yang menjadi penyebab dari masalah ini, kalao memang penyebab masalah ini adalah makanan, maka kami akan siapkan sampel untuk tahapan pemeriksaan di Laboratorium PT KL Manado dalam waktu dekat.

Lanjut nya lagi “Bahannya kami sudah kantongi tinggal di bawah ke Manado, paling lambat itu dua Minggu sudah ada kepastiannya. Saya sudah sampaikan ke BPOM Provinsi Maluku Utara untuk memeriksa bahan-bahan makanan terutama veksin, kecap dan air mineral kami juga akan masukan laporan Investigasi ini biar secepatnya ada Rekomendasi pemeriksaan sampel tersebut. ” Ujar M. Isa Taoda.

Ia menghimbau agar warga harus terlebih dahulu periksa tanda barang sebelum membelinya, takutnya jangan sampai barang tersebut sudah expired date (tanggal kadaluwarsa). Tutupnya. (isman)

Bagikan :