Sambut Bulan Ramadhan 1440 H, Forkopimda Sulteng Gelar Rakor

Bagikan :

PALU, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H/2019, Forum Komunikasi
Pimpinan Daerah (Forkompimda) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Rapat Koordinasi, Jumat (03/05), di ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng.

Rakor Forkopimda ini membahas sejumlah agenda. Selain membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca pemilihan umum (pemilu) serentak 2019 dan menjelang bulan suci Ramadhan 1440 H/2019 M, juga dibahas tentang pencegahan faham radikalisme yang ada di Sulteng.

Rakor yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulteng, Drs. H Longki Djanggola, M.Si, dihadiri sejumlah pejabat dilingkungan Provinsi Sulteng. Diantaranya Sekda Provinsi Sulteng, Drs. H Mohamad Hidayat Lamakarate, M.Si; Ketua DPR Provinsi Sulteng, Prof (Em) Drs. H Aminuddin Ponulele, MS; Kabinda Sulteng, Brigjen Pol Drs. Aris Wahyu; Danrem 132/Tadulako Palu, Kolonel Inf Agus Sasmita; Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si; Kepala Kejaksaan Tinggi, Walikota Palu, Drs. Hidayat, M.Si, Kepala Kesbangpol Kabupaten/Kota, perwakilan TKN Sulteng, Arman; perwakilan BPN Sulteng, Salim Baculu, dan para undangan yang berasal dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng mengungkapkan kegiatan rakor tersebut sebagai ajang silaturahmi sekaligus membahas situasi Kamtibmas pasca tahap pemungutan suara dan menjelang bulan suci Ramadhan 1440 H.

Kapolda menyampaikan pasca pemilu April 2019, masih terdapat adanya kelompok yang tidak puas dengan hasil pasca
pencoblosan, sehingga diindikasi dapat mengganggu situasi politik diwilayah Sulteng.

“Kami TNI dan Polri sampai saat ini masih terus mengawal, menjaga dan mengamankan kotak suara di masing-masing KPU Kabupaten maupun Kota,” ucap Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga mengatakan bahwasanya paham radikalisme saat ini sudah berkembang, baik ditingkat Pemerintah Daerah, Kota Palu maupun di Provinsi Sulteng.

“Untuk itu saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar membangun sinergitas antara TNI dan Polri dan Pemprov Sulteng, Pemkot Palu, Dewan Adat, Imam Masjid dan MUI, untuk bekerja sama dalam penanganan paham radikalisme yang berkembang diwilayah Sulteng,” pungkasnya.

Kapolda juga mengharapkan adanya keikutsertaan peran ulama, Dewan Masjid, peran MUI dan FKUB, dapat saling membantu mencari solusi agar dapat menetralisir kegiatan yang dilakukan oleh kelompok tertentu.

Rakor Forkopimda ini ditutup dengan deklarasi
bersama kesepakatan hasil Pemilu 2019.(dewi)

Bagikan :