Gejolak Pemilu 2019 : PROBLEM DEMOkRASI ELEKTORAL atau SEKEDAR MAINAN BANDAR POLITIK?

Bagikan :

mediapatriot.co.id – Jakarta, 11 Mei 2019 — Bertempat di Plaza Sentral , Lembaga Pemilih Indonesia mengadakan acara diskusi publik mengenai tema Problem Demokrasi Elektoral atau Sekedar Mainan Bandar Politik yang dibawakan oleh Boni Hargens (Direktur Lembaga Pemilih Indonesia). Acara ini mengundang para narasumber diantaranya : Arbi Sanit (Guru Besar FISIP UI), Adhie M. Massardie (Deklarator Pemenangan Prabowo Sandi), Prof. Dr. Indria Samego, MA (Peneliti LIPI), Hadar Nafiz Gumay (mantan Komisioner KPU).

Adhie M. Massardie, mengungkapkan:
“Mereka kaya raya dari Demokrasi. Seolah-olah Quick Count jadi ladang bisnis semata untuk memperkaya perusahaan pebisnis demokrasi”.

.Semua pasti berperan menjalankan tugasnya masing-masing sehingga tidak adanya kevakuman di negara ini atas hasil demokrasi untuk penyelenggaraan pemilu.

Jika ada hasil sengketa akibat adanya sindikasi kecurangan penghitungan hasil suara di beberapa tempat/wilayah harus dilimpahkan mosi keberatannya untuk diajukan ke Mahkamah Konstitusi, ujar Hadar Nafis Gumay.

Kenapa petugas KPU hanya diam saja seolah tak bertanggungjawab atas banyaknya korban tewas petugas KPPS di berbagai wilayah. Kenapa tidak minta IDI untuk menginvestigasi mayatnya agar tidak terjadi bola liar di masyarakat awam yang akan membahayakan integritas bangsa dan negara Indonesia.

Bagikan :