Kolonel Inf Yusef Sudrajat Tengahi Permasalahan Warga Cibeureum Dengan PT Gucci Ratu Texstil.

Bagikan :

Untuk mendukung program Citarum seperti yang disarankan oleh Dansektor 21 Kol Inf Yusef Sudrajat, PT Gucci Ratu Textile sudah siap untuk menambah kapasitas IPAL nya.

Namun penambahan kapasitas IPAL terkendala dengan ijin dari warga yang sampai saat ini belum juga di sepakati bersama antara pihak pabrik dengan masyarakat sekitar.

Bertempat di Ruang Serbaguna PT Guccitex Kampung Ranca Bentang Kel Cibeureum, hari ini Selasa (14/05), dengan disaksikan oleh Dansektor 21 telah dilakukan dialog antara PT Guccitex dengan perwakilan warga dari 6 ke RW an dan dihadiri oleh pihak Kelurahan Cibeureum.

Dalam dialog tersebut, terungkap ada 16 tuntutan yang disodorkan warga kepada pihak Perusahaan, diantaranya tenaga kerja prioritas warga setempat, kompensasi bulanan juga tahunan bagi warga sekitar pabrik, pemberian sarana air bersih, kompensasi kesehatan bagi warga terdampak limbah produksi, dibangunkan fasilitas serbaguna di lahan kosong, serta pembagian limbah pabrik yang bernilai ekonomis.

Menurut Dansektor 21 Kol Inf Yusef Sudrajat menyampaikan bahwa hari ini kita lakukan diskusi antara pemilik perusahaan dengan warga sekitar, ” ada 14 tuntutan warga hanya satu yang belum bisa disetujui oleh pihak pabrik, meski pihak pabrik menilai tuntutan itu baik,” Ujar Dansektor 21.

” Pihak PT Guccitex ini akan mendukung program Citarum dengan menambah kapasitas IPAL nya, dan memerlukan ijin dari warga sekitar, jika ijin itu sulit diberikan maka kerugian akan dialami oleh kedua belah pihak,” Tambah Kol Inf Yusef Sudrajat.

” Jika tidak mendapatkan ijin, maka akan terjadi pengurangan produksi, akibatnya akan ada pengurangan pegawai yang mungkin sebagian adalah warga setempat,” Lanjutnya.

Ini adalah pertemuan ketiga setelah sebelumnya dilakukan di rumah salah satu pengurus RW, yang berkaitan dengan rencana penambahan IPAL dan keinginan warga yang beranggapan bahwa sisa pembakaran batu bara masih berjatuhan debunya di rumah warga sekitar.

Dalam pertemuan itu, Erik pemilik PT Guccitex siap berkomitmen untuk selalu mendukung program Citarum Harum, ” Kami tidak bisa mendukung program Citarum harum Jika warga sekitar juga tidak membantu kami,” Ucapnya.

” Saya harus menambah sarana IPAL karena itu menjadi tuntutan dari pembeli juga, kalau sarana IPAL tidak memadai maka produk kami tidak akan dibeli,” Ungkap Erik.

Ditambahkan Dansektor 21, kalau diskusi akan dilanjutkan Minggu depan, untuk memutuskan tuntutan yang belum disepakati,” Saya berharap dalam pertemuan Minggu depan, warga sudah dapat memutuskan agar proses perbaikan IPAL bisa berjalan lancar, serta beberapa tuntutan warga sudah bisa direalisasikan,” Pungkas Kolonel Inf Yusef Sudrajat.
(Rie).

Bagikan :