DPO Lapas Palu Dibekuk Satnarkoba Polres Banggai

Bagikan :

LUWUK, BANGGAI, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Boy Afriandi alias Boy (24), Daftar pencarian orang (DPO) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Petobo Palu atas kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian, berhasil dibekuk Satuan Narkoba (Satnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Banggai, Senin (13/05).

Hal ini diungkapkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Banggai, AKBP Moch. Sholeh, SIK, SH, MH, Rabu (15/05), melalui sambungan whatsapp.

Kapolres mengungkapkan, Boy ditangkap Satnarkoba sekitar pukul 21:30 Wita, di Jalan KH. Wahid Hasyim, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, saat sedang menikmati narkoba jenis sabu.

Warga Kelurahan Mangkio Baru, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, ini saat dilakukan penegakan hukum melakukan perlawanan. Sehingga petugas harus melakukan tindakan pelumpuhan dengan melepaskan timah panas dan mengenai kaki kiri.

Boy Afriandi

“Dilakukan penangkapan terhadap tersangka karena diduga telah melakukan penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu. Saat penangkapan yang bersangkutan melakukan perlawanan sehingga harus dilumpuhkan oleh petugas dengan melepaskan timah panas dan mengenai kaki kiri pelaku,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan tersangka ditangkap berdasarkan informasi yang diberikan masyarakat tentang adanya kegiatan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan seorang lelaki.

“Atas dasar dari Info tersebut, anggota Sat Narkoba langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) yang dimaksud. Dan terhadap tersangka kemudian dilakukan penangkapan dan penggeledahan,” tuturnya.

Saat penangkapan, dari tangan trrsangka ditemukan barang bukti berupa 7 ( Tujuh ) sachet sabu-sabu yang disimpan dalam pembungkus rokok, 1 (Satu) buah korek api/macis, 2 (Dua) buah kaca pireks, 2 (Dua) buah Jarum, dan 1 (satu) buah penyungkil.

Barang Bukti

“Dengan ditemukannya barang bukti tersebut, tersangka dan barang bukti nya kemudian dibawa ke Mapolres Banggai untuk pengembangan dan proses lebih lanjut,” urainya.

Sementara itu, Kapolres juga menyampaikan bahwa tersangka merupakan salah satu narapidana (napi) yang masuk dalam DPO Lapas Palu. Tersangka merupakan napi dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian yang terjadi di Kelurahan Mangkio, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai sekitar tahun 2016/2017 lalu.

“Yang mana tersangka sebelumnya mendapat ijin dari Lapas palu pada saat bencana yang terjadi di kota Palu. Namun hingga saat dilakukan penangkapan yang bersangkutan belum kembali ke Lapas Palu, sehingga Lapas Palu mengeluarkan DPO terhadap tersangka,” tandasnya.(dewi)

Bagikan :