FADODARA INSTITUT MENGGALANG DANA

Bagikan :

TERNATE, MPI
Ramadhan belajar dan melatih diri. Untuk melaksanakan kegiatan pelantikan pengurus FADODARA INSTITUT, dan RAPAT PROGRAM KERJA, maka pencarian angaran kebutuhan kegiatan dengan cara: Jualan Chokolatos, Ngamen, dan Jualan Kacang Hijau hari ini, Ternate, 19 Mei 2019 hingga di lanjutkan evaluasi bersama di Benteng Orange.

Kepada wartawan salah satu mahasiswa Fadodara Institut Rudhy Pravda mengatakan “Adapaun sumbangan yang kita dapatkan dari kawan-kawan yang bersolidaritas ngamen, dan donasi uang sementara; dari beberapa anggota FADODARA mulai Rp. 100.000 – 800.000 sehingga kegiatan ini berjalan dengan mudah. tururnya

Lanjut Rudhy “Terima kasih bagi semua yang turut bersolidaritas, baik tenaga juga uangnya. Semoga bermanfaat bagi program perjuangan hari ini dan kedepannya lebih baik dan maju lagi. Mari kita mulai, dengan takzim lagi untuk bergerak. Harapnya

Perlu di ketahui Fadodara Institut adalah organisasi panguyuban ‘Halmahera Timur’ Maluku Utara Kec. Wasileh Tengan, yang melingkupi 3 Desa: Lolobata, Boki Maake dan Foli.

Fadodara adalah bahasa yang berasal dari Desa Lolobata Kecamatan Wasile Tengah Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara yang artinya secara filosofi ‘Saling Menyayangi, Saling Merangkul, Selalu menjaga kebaikan, kita bersaudara, dan saling bahu membahu.

Filosofi ini kemudian di lembagakan menjadi wadah/institut. Dengan konteks historisnya situasi tahun 2009 dimana keresahan oleh mereka yang sekelompok mahasiswa Desa Lolobata, Boki Ma’ake dan Foli hingga membuka jalan panjang FADODARA sehingga mengakibatkan situasi pendidikan yang sulit bagi pemuda dan pelajar untuk bisa sekolah sampai ke perguruan tinggi.

Atas dasar fakta historis inilah, lahir wadah penyatuan 3 Desa untuk menggelutinya hingga saat ini sebagai tolak ukur dan beban juang yang harus di selesaikan/dituntaskan bahkan sampai pada tahap keberhasilan, semoga yang memulai bisa terwujud cita-juang mereka.

“Terima kasih untuk kalian, dan kita hari ini untuk berbenah diri dan organisasi lebih dedikatif, takzim, patuh, semangat, dan berani sembari sayang rakyat. Tutupnya (isman)

Bagikan :