Kolaborasi DANA dan Dompet Dhuafa mendorong filantropi digital menjadi gaya hidup berbagai kalangan masyarakat di Indonesia

Bagikan :

Kolaborasi DANA dan Dompet Dhuafa mendorong filantropi digital menjadi gaya hidup berbagai kalangan masyarakat di Indonesia

Jakarta. 21 Mei 2019 Penggunaan teknologi untuk mempermudah berbagal kegiatan filantropi kini kian marak dl Indonesia yang masyaraknya dikenal memiliki tingkat sosial tinggi. Di bulan Ramadhan seperti ini, kegiatan filantropi yang paling menonjol adalah pembayaran zakat, infak, dan sedekah. Terkait zakat, Presiden Joko Widodo berharap pembayarannya bisa terintegrasl secara digital agar potensi zakat bisa dioptimalkan, apalagi pengumpulan zakat menjadi pilar penguatan keuangan syariah.

Sejalan dengan itu. kini kegiatan berzakat dan berdonasi makin mudah dilakukan, tanpa terbatas jarak dan waktu. Salah satunya adalah dengan menggunakan DANA, dompet digital darl-oleh-dan untuk Indonesia. Melalui fitur baru Zakat & Donasi yang telah tersedia di dalam dompet digital DANA, masyarakat dapat melakukan kewajiban berzakat dan berdonasi. termasuk membayar infak dan sedekah, secara digital kapanpun dan di manapun dengan mudah dan cepat, serta terjamln keamanan dan penyalurannya.

Fitur Zakat & Donasi merupakan hasil kerja sama antara DANA dengan Yayasan Dompet Dhuafa Republika (Dompet Dhuafa) untuk menghadirkan layanan berzakat dan berdonasi secara digital, nontunal dan nonkartu. Kehadiran fitur baru ini merupakan potensi bagi dompet digital DANA untuk mengoptimalkan kegiatan sosial-ekonomi digital dan gaya hidup modern masyarakat, termasuk dalam berdonasi.

Vincent Iswara, CEO DANA, mengatakan, “Kolaborasi DANA bersama Dompet Dhuafa memperkaya upaya kami dalam terus menghadirkan beragam pengalaman baru bertransaksi digital secara mudah, cepat, aman, serta efisien bagi masyarakat. Kami berharap, pengalaman berzakat dan berdonasi lewat solusi Zakat & Donasi pada dompet digital DANA makin membuka pemahaman masyarakat akan efektivitas bertransaksi nontunai dan nonkartu secara digital. Tidak hanya mampu mendukung pemberdayaan ekonomi digital, solusi ini juga dapat memberikan dampak positif terhadap perubahan sosial dan budaya masyarakat.”

Vincent menambahkan, kerja sama dengan Dompet Dhuafa yang telah diakui sebagai lembaga niriaba pengelola zakat, infak, dan sedekah bereputasi, diharapkan makin menguatkan keyakinan dan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat dan donasinya.

Dompet digital DANA diperkaya dengan beragam fitur untuk mengoptimalkan kegiatan sosial dan ekonomi digital para penggunanya. Selain dapat memanfaatkan layanan Kirim DANA untuk mengirimkan uang kepada pengguna lain yang membutuhkan, masyarakat juga bisa membayar zakat fitrah serta menyalurkan donasi ke kelompok-kelompok masyarakat yang ingin mereka bantu melalui fitur khusus Zakat & Donasi yang ada di dalam aplikasi dompet digital DANA.

Khusus untuk penyaluran donasi, DANA dan Dompet Dhuafa menyediakan beberapa opsi yang dapat dipilih oleh masyarakat. Di antaranya adalah, donasi untuk 10.000 bingkisan Lebaran, air untuk kehidupan, sekolah tapal batas, beasiswa untuk negeri, pembebasan gizi buruk, untuk membantu kalangan difabel untuk mandiri, atau disalurkan kepada penderita kanker anak di Indonesia.

Selain menyediakan layanan berzakat dan berdonasl secara digital melalui aplikasi dompet digital, DANA dan Dompet Dhuafa juga menyediakan layanan berzakat dan berdonasi melalui Kode QR yang dapat dipindai menggunakan teknologi pemindaian yang ada di dalam aplikasi dompet digital DANA. Pembayaran zakat dan donasi melalui Dompet Dhuafa juga dapat dilakukan melalui website Dompet Dhuafa (www.dompetdhuafa.org) menggunakan dompet digital DANA sebagai metode pembayarannya.

“Makin besarnya jumlah pengguna smartphone dan terus meningkatnya penetrasi Internet di Indonesia, serta kian tumbuhnya pengguna dompet digital DANA, membuat kami optimistis filantropi digital akan membudaya di negeri ini karena makin mudah untuk dilakukan. Pada akhirnya, infrastruktur transaksi digital seperti dompet digital DANA tidak hanya mampu menggerakkan perekonomian di segala segmen, tapijuga mampu membangun masyarakat yang siap berbagi, peduli, dan empati kepada sesamanya,” ujar Vincent.

Sambutan positif terhadap adanya fasilitas yang makin memudahkan masyarakat berzakat dan berdonasi juga disampaikan oleh pihak Dompet Dhuafa. Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, drg. Imam Rulyawan MARS., mengatakan bahwa pembayaran zakat digital secara nasional menunjukkan tren peningkatan.

”Tren peningkatan tersebut mengindikasikan aplikasi atau layanan digital untuk pembayaran zakat, infak, dan sedekah seperti dompet digital DANA sangat positif dalam mengakomodasi kebutuhan masyarakat, termasuk generasi Y dan 2, dalam menyalurkan bantuannya ke kaum dhuafa di sekitarnya. Ini selaras dengan filosofi mendalam dari zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen jaring pengaman sosial. Kami berharap dompet digital DANA dapat menjadi sarana dan solusi yang efektif daiam membudayakan zakat dan donasi, serta turut membantu pemerintah Indonesia dalam mengentaskan kemiskinan,” kata imam.

Data BPS bulan Maret 2018, menunjukkan jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeiuaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia mencapai 25,95 iuta orang atau 9,82 persen. ”Kami berharap layanan berzakat dan berdonasi pada dompet digital DANA dapat meniadi bagian dari solusi yang efektif dalam upaya pengentasan kemiskinan di indonesia melaiui pembayaran zakat, infak dan sedekah,” kata Vincent.

Bersamaan dengan momen Jakarta Fair, pengunjung Jakarta Fair dapat membayar zakat dan donasi di booth DANA selama Jakarta Fair Kemayoran berlangsung dari tanggal 22 Mei 30 Juni 2019.

Bagikan :