Ditreskrimsus Polda Jabar tangkap seorang dokter terkait penyebaran berita hoax

Bagikan :

 

Bandung,- Media Patriot Indonesia Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar kembali tangani kasus Penyebaran berita bohong (Hoax) tersangka yang berinisal DS seorang dokter terkait akun facebook Nya dengan memposting dan menyebar luaskan status Di akun medsos.

Tersangka DS kesehariannya sebagai Dokter Dikota Bandung akhirnya ditangkap polisi. Dengan menggugah konten berita bohong tentang remaja tewas ditembak polisi aksi 22 Mei 2019.

Dalam unggahannya tertulis ” malam ini Allah memanggil hamba-hamba yang dikasihinya. Seorang remaja tanggung, mengenakan ikat Pinggang berlogo osis, diantar ke posko mobile ARMII salami kondisi bersimbah darah. Saat diletakan distretcher ambulans, tidak Ada respons, nadi pun tidak Teraba. Tim medis segera melakukan resusitasi.kondisi sudah sangat berat Hingga anak ini syahid dalam perjalanan kerumah sakit.

Time medis yang menolong tidak kuasa menahan air Mata. Kematian anak selalu menyisakan trauma. Tak terbayang perasaan orangtuanya…. Korban Tembak Polisi, Seorang Remaja 14 Tahun tewas”

Dalam konferensi persnya, Di gedung Dirkrimsus Mapolda Jabar Selasa( 28/5/19), Direktur Reserse kriminal khusus Polda Jabar Kombes Samudi dengan Di dampingi Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko,S.I.K megungkapkan, tersangka DS ini seorang Dokter Di salah satu Rumah sakit di bandung selain Dokter, DS merupakan dosen doktoral di salah satu perguruan Tinggi dibandung “tutur Samudi.

Lebih lanjut Dirkrimsus Polda Jabar menambahkan, polisi menjerat DS dengan pasal 14 ayat (1),(2) Dan pasal (15) Undang-undang No. 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana Dan atau Pasal 207 KHUP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

(Lia)

Bagikan :