Polda Sulteng Ringkus Tersangka Penculikan Anak

Bagikan :

PALU, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Tim Penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda Sulteng, dipimpin AKBP
Taufik Sugih Adhadi, SIK, berhasil meringkus tersangka penculikan anak dibawah umur.

Hal ini diungkapkan Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si, melalui Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto, SIK, saat confrensi pers yang digelar di Mapolda Sulteng, Kamis (13/06).

Kabid Humas mengungkapkan tersangka penculikan anak berinisial DH alias D (45), warga Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, diringkus di Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (11/05) lalu.

Lebih lanjut disampaikan, penangkapan tersangka berdasarkan Laporan Polisi Nomor :LP/140/V/2019/Sulteng/SPKT, tanggal 11 Mei 2019, dengan pelapor ibu korban, Dian Andriani, yang merupakan istri dari pelaku.

KRONOLOGIS KEJADIAN

Kabid Humas Polda Sulteng mengungkapkan penculikan ini berawal pada Rabu (08/05). Saat itu, tersangka mengajak korban untuk ikut dengannya ke Kalimantan Timur.

“Tersangka mengatakan mari ikut saja, cuma 2 hari saja kita disana dan tidak akan saya apa-apakan disana. Tersangka juga menjanjikan akan membiayai perbaikan sepeda motor korban yang rusak,” ungkapnya.

Termakan bujuk rayu tersangka, korban yang merupakan anak tiri pelaku, pada hari Jumat (10/05), sekitar pukul 14.00 Wita, kemudian pamit dari rumah dengan alasan untuk memperbaiki motor miliknya di bengkel.

“Saat itulah korban yang berinisial RS (15) dijemput tersangka dan dibawa ke Kalimantan Timur tanpa sepengetahuan ibu kandung korban (pelapor),” tambahnya.

Setibanya di penginapan Beringin Baru, Kecamata Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, tersangka menelpon pelapor dan meminta uang senilai Rp100 juta (Seratus Juta Rupiah).

“Lewat telepon tersebut tersangka mengancam pelapor dengan mengatakan jika tidak mengirim uang, korban tidak akan kembali. Dan mengirim foto korban melalui Whatshap kepada pelapor dan terlihat bahwa korban pada bagian mata sebelah kiri terdapat lebam,” urainya.

Setelah menerima laporan tersebut, lanjutnya, Polda Sulteng langsung bekerjasama dengan Polda Kaltim untuk mencari keberadaan tersangka dan korban.

“Pukul 22.00 Wita pada hari dilaporkan kasus penculikan anak tersebut tersangka telah didapat di Kabupaten Kutai Kartanegara dan selanjutnya dilakukan penangkapan dan penahanan,” paparnya.

Kabid Humas menegaskan tersangka DN alias D melakukan tindak pidana penculikan anak sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 83 Jo pasal 76 F UU No.35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002, tentang perlindungan anak dan atau pasal 328
KUHPidana.

“Ancaman hukuman UU khusus minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun. Dan ancaman hukuman KUHP 12 tahun,” pungkasnya.(adm/dewi/release)

Bagikan :