Ma’ruf Amin Siap Dorong Penetapan Guru Tua Sebagai Pahlawan Nasional

Bagikan :

PALU BARAT, PALU, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma’ruf Amin, menegaskan bahwasanya tokoh pendiri perguruan Islam Alkhairaat, Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua, layak menyandang gelar sebagai pahlawan nasional.

Hal ini diungkapkannya usai menyaksikan deklarasi aspirasi Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk Habib Idrus bin Salim Aljufri menjadi Pahlawan Nasional oleh perwakilan berbagai unsur, pada peringatan Hari Ulang Tahun (Haul) ke 51 Guru Tua, Jumat (14/06), di Kompleks AlKhairaat jalan Sis Aljufri, Palu Barat, Kota Palu.

“Guru tua layak menyandang gelar sebagai pahlawan nasional. Untuk itu, saya siap mendorong penetapan Guru Tua sebagai pahlawan nasional. Usulan tersebut akan saya sampaikan kepada yang berwenang,” kata Calon Wakil Presiden RI pada Pilpres 2019 ini.

Deklarasi yang dibacakan Ketua Gerakan Pemuda Ansor, Alamsyah Palenga, di hadapan Ma’ruf Amin dan disaksikan Gubernur Sulteng, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, tersebut ditandatangani 16 perwakilan unsur masyarakat dari berbagai daerah, agama dan etnis di Sulteng.

Naskah deklarasi tersebut diserahkan langsung ke Ma’ruf Amin dengan harapan dapat segera diwujudka. Karena dokumen usulan pahlawan nasional berupa sejarah singkat serta perjuangan Guru Tua dan rekomendasi pemerintah daerah dari berbagai provinsi tersebut telah diserahkan ke Pemerintah RI beberapa tahun lalu.

Ditengah sejumlah tokoh agama, masyarakat, Gubernur dan pejabat pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng di Palu, Ma’ruf menegaskan bahwa jasa Guru Tua bagi kemajuan pendidikan di Sulawesi Tengah sangat besar.

“Beliau pantas diberi gelar pahlawan nasional. Nanti ada panitia di pusat. Kami akan memberi masukan-masukan agar beliau bisa ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” tandasnya.

Guru Tua merupakan tokoh pembaharuan di bidang agama di kawasan timur Indonesia dan pejuang nasionalisme sejak era tahun 1930-an. Salah satu warisan perjuangan Guru Tua adalah perguruan Islam Alkhairaat yang memiliki lebih dari 1.500 madrasah, perguruan tinggi, rumah sakit dan pondok pesantren.

Dari tangan Guru Tua pula bayak lahir para pemimpin dan birokrat di Sulteng dengan modal ijazah Alkhairaat. Peringatan Haul Guru Tua setiap tahunya dilaksanakan pada 12 Syawal.(adm/dewi)

Artikel ini sebelumnya terbit di ANTARA SULTENG

Bagikan :