Siapkan Masyarakat Hulu Citarum Tangguh Bencana, Kemenko PMK Gelar workshop GPRB DAS Citarum.

Bagikan :

Kota Bandung. Pasca dikeluarkannya Perpres no 15 tahun 2018 tentang DAS Citarum, Kementrian PMK upayakan berbagai program lintas sektoral.

Salah satunya adalah Workshop Gerakan Pengurangan Resiko Bencana DAS Citarum, yang diadakan di Hotel Lingga Kota Bandung, Senin (17/06).

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat untuk menghadapi ancaman bencana terutama banjir dan longsor.

Kegiatan Workshop ini dihadiri 100 orang peserta yang berasal dari sembilan Desa di Kecamatan Pacet dan Kecamatan Kertasari.

Workshop dibuka oleh Sekda Prov Jabar Iwa Karniwa dilanjutkan dengan sambutan dari Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Mayjen TNI (Purn) Dody Usodo HGS.

Beberapa Nara sumber dihadirkan dalam pembukaan Workshop GPRB DAS Citarum diantaranya, Kemendesa PDTY, BNPB, BPBD Prov Jabar.

Selain itu turut menjadi Pembicara BPBD Kab Bandung, Kadis DLH Kab Bandung, Dansektor 1 Kol Inf Inget Barus serta Dansektor 2 Kol Inf Mulyono.

Dalam sambutanya, Dody Usodo mengatakan bahwa tujuan Workshop ini adalah mencetak kader atau relawan bencana yang terstruktur.

” Kader harus terstruktur, agar kegiatan penanggulangan bencana di Desa dapat melibatkan masyarakat secara optimal,” Ujar Dody.

” Dengan demikian Desa akan memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman bencana sekaligus mampu memanfaatkan potensi wilayahnya untuk menghadapi ancaman tersebut,” Ungkap Dody.

Selain menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, Workshop GPRB DAS Citarum juga akan dipandu oleh sembilan fasilitator dari Jogyakarta.

Para fasilitator ini akan memberikan pengetahuan tekhnis kepada para peserta seperti strategi penanggulangan bencana tingkat Desa, pengelolaan peringatan dini, penyiapan jalur evakuasi, perencanaan program dan anggaran penanganan kaum rentan dan disabilitas.

Menurut Asisten Deputi Pengurangan Resiko Bencana Iwan Eka Setiawan,” Pembekalan tekhnis sangat penting untuk diikuti oleh peserta dari hulu DAS Citarum,”.

Agar supaya masyarakat setelah mengikuti Workshop ini peserta bisa langsung menerapkannya di Desa masing masing.” Pungkas Iwan Eka Setiawan.
(Rie).

Bagikan :