Kementerian Komunikasi Dan Informatika Mengevaluasi Program Smart City Tahun  2019

Bagikan :
Kementerian Komunikasi Dan Informatika Mengevaluasi Program Smart City Tahun  2019.
Media Patriot, Sumatera. Kegiatan evaluasi  yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi Dan Informatika terhadap penilaian program Smart City tahun 2019 , yang diikuti 75  Kabupaten /  Kota se Indonesia,
Salah satu peserta Evaluasi adalah Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang terpilih dan ditetapkan hasil assessment Smart City Tahun 2018 . Acara berlangsung
Hari Selasa hingga Kamis 20 Juni 2019 , bertempat di Hotel Aston Bayuwangi provinsi jawa timur.
Adapun indikator Evaluasi Tahap Program Smart City tahun 2019 ,diantaranya adalah Quick Win Smart City Dan dimensi Smart City masing masing Kabupaten  /  Kota Dan sejauh mana implementasi nya terhadap masyarakat.
Terkait indikator tersebut Kadis Komimfo Deli Serdang Haris Binar Ginting didampingi Kabid TIK, Ronald Manurung, memaparkan perkembangan smart City Deli Serdang diadapan para Tim Penguji Dari, UI, ITB, UGM Perbanas Jakarta dan Kemkomimfo, sebelum Kabupaten Deli Serdang terpilih dan ditetapkan dalam 100 program Smart City di Indonesia, jauh sebelunya telah melakukan berbagai Inovasi seperti  ,
–   Gerakan Deli Serdang Membangun (  GDSM  ) bidang infrastruktur
–   Program  Cerdas (  Per
    Capstan Rehabilitasi
    dan Apresiasi Terhadap  Sekolah.
–   Program Ceria (  Percepatan Penurunan  Kematian ibu Dan anak  )
–  Program Bedah
Rumah yang tidak layak huni  menjadi layak huni bagi warga yang tidak mampuh.
Kesemua program ini mengandalkan kekuatan Tiga Pilar Pembangunan
Yaitu.  :
–   Pemerintah.
–   Masyarakat
–   Partisipasi pihak Swasta.
Dalam paparannya, Haris Binar Ginting menjelaskan bahwa konsep Pembangunan ini  masih tetap dipertahankan Pemkab Deli Serdang hingga saat ini. Selanjutnya terkait Quick Win Smart City Tahun  2018 ,hasil bimtek smart city yang telah dituangkan di dalam master plan smart city Kabupaten Deli Serdang, dijelaskan bahwa Quick win Kenang Lemu  (  kenali Deli Serdang Lewat Museum  ),sebagai objek wisata unggulan dan juga sarana dan prasarana serta pelayanan terhadap masyarakat, sedangkan Quick win jumpa madu
( jemput Sampah terima duit  ) . Infrastruktur managemen pengelolahan persampahan menggunakan sistim dan aplikasi yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai unit pengelolahan Sampah sehingga unit pengelolahan Sampah.
Quick win Mesra Bertuah
( Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Melalui Orang tua dan Sekolah)
Sebuah program pendidikan yang konprenhensip dan Terintegrasi untuk mewujudkan Sekolah Ramah Anak melalui beberapa kegiatan seperti,  Outdoor Class Day,
Editor : Pairin
Bagikan :