Dansektor 8 Perintahkan Satgas Citarum Subsektor Cilampeni Tutup Pipa Pembuangan Limbah PT PBN.

Bagikan :

Janji Dansektor 8 Kolonel Inf Belyuni Herliansyah untuk menindak pabrik yang membuang limbah cair ke aliran sungai Citarum dibuktikan.

Setelah menerima laporan dari satgas Citarum subsektor Cilampeni, Dansektor 8 langsung memerintahkan menutup pipa pembuangan dari pabrik pengolahan kulit PT PBN (Prima Bangun Nusantara) di anak sungai Jalan Inspeksi Desa Cilampeni Kec Katapang. Kamis (27/06).

” Penemuan ini hasil dari patroli satgas sektor 8 Subsektor Cilampeni, mereka terus memantau aliran sungai Citarum dan anak sungainya,” Ujar Dansektor 8.

” Saya sebagai Dansektor langsung memerintahkan subsektor Cilampeni untuk menutup pipa yang diduga sebagai tempat membuang limbah ke anak sungai,” Tambah Kol Inf Belyuni.

Ditegaskan Dansektor 8, bahwa sekarang bukan saatnya memberikan himbauan tapi sudah saatnya untuk melakukan tindakan.

” Saya sudah tegaskan bahwa saya tidak akan main main dalam hal limbah Industri, apalagi Perusahaan itu menurut laporan satgas Cilampeni sudah pernah di Cor,” Tandas Dansektor 8.

Ditambahkan Kol Inf Belyuni,” Tidak akan ada tebang pilih, Perusahaan manapun apabila kedapatan membuang limbah cair, akan saya tindak dengan menutup saluran pembuangannya,” Tegas Dansektor.

Diakui Dansektor 8, bahwa di wilayahnya ada beberapa Perusahaan yang masuk dalam pantauan satgas Citarum.

Menurut Dansubsektor Cilampeni Pelda Rusman, bahwa pengecoran hari ini disaksikan langsung oleh pemilik PT PBN Ko Asang.

” Satgas atas perintah Dansektor 8 langsung menutup pipa yang berasal dari PT PBN diduga itu merupakan saluran pembuangan, karena di bawah pipa terdapat warna hitam seperti bekas membuang limbah,” Ungkap Pelda Rusman

” Ini hasil dari penelusuran satgas cilampeni bersama staf posko utama Serka Putu Suhendra dan Serda Apud,” Tambahnya.

” Atas arahan Dansektor 8, satgas Cilampeni sekain melakukan tugas rutin menata bantaran, juga diharuskan untuk melakukan pengawasan terhadap Anak sungai maupun sungai Citarum dari pembuangan limbah,” Pungkas Pelda Rusman.
(Rie).

Bagikan :