Polda Sulteng Gelar Baksos Kurvei Laut Dan Pantai

Bagikan :

TANJUNG KARANG, DONGGALA, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan bakti sosial (baksos) dengan kerja bakti melakukan aksi bersih-bersih atau kurvei di sepanjang Pantai Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, Kamis (27/06) pagi.

Baksos yang dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke 73 yang jatuh pada 1 Juli 2019 mendatang ini dipimpin Dirpolairud Polda Sulteng, Kombes Pol Indra Rathana ,SIK.

Indra mengungkapkan baksos yang digelar sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat dalam membantu dan menjaga kebersihan pantai. Pantai Tanjung Karang merupakan salah satu destinasi wisata kebanggaan masyarakat Kabupaten Donggala, khususnya, dan Sulawesi Tengah umumnya.

Aksi bersih-bersih yang dilaksanakan sejak pukul 07.00 Wita tersebut melibatkan Empat (4) Pleton personil kepolisian, yakni personil Polres Donggala, Ditpolair Polda Sulteng, Ditsamapta Polda Sulteng, dan Satbrimobda Sulteng, dengan masing-masing peleton terdiri dari 30 orang.

Lebih lanjut dikatakan, dengan kompak dan penuh semangat keikhlasan, 120 personil bersama masyarakat sekitar pantai membersihkan berbagai macam sampah disepanjang pesisir pantai Tanjung Karang.

“Kita melakukan kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat seperti yang dilakukan saat ini, yaitu kegiatan bersih bersih dipesisir pantai Tanjung Karang agar pantai kebanggaan yang populer di Sulteng ini semakin indah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulteng, Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si, melalui Kabidhumas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto, SIK, menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Sulteng, terkhusus yang berada disekitar Pantai Tanjung Karang, untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar pantai.

Didik berharap masyarakat tidak membuang sampah di pantai atau laut, terutama sampah plastik yang memerlukan waktu 300 tahun untuk dapat hancur.

“Sekira masyarakat sekitar pantai tidak membuang sampah, khususnya sampah plastik, dipantai atau laut. Karena sampah tersebut butuh waktu 300 tahun untuk bisa hancur. Dan banyaknya sampah dilaut dapat merusak ekosistem laut. Ayo biasakan hidup bersih, jaga pantai dan laut Sulteng,” tandasnya.(dewi/adm)

Bagikan :