Pertemuan Akbar Pertama Paguyuban Sadulur Salembur

Bagikan :

Paguyuban Sadulur Salembur (SS) adakan pertemuan akbar pertama, dalam rangka mempererat tali sillaturrahmi perantau asal Desa Cimungkal, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Dalam acara di hadiri warga Desa Cimungkal yang tersebar di seluruh jabotabek. Diantaranya ada yang dari tangerang, Cijantung, Cipayung, Cisalak, Depok dan sekitarnya yang berjumlah seratus dua puluh tiga orang, terdiri dari laki-laki tujuh puluh lima orang, perempuan empat puluh delapan.

Acara dilaksanakan di salah satu rumah salah satu warga cimungkal yang berada di Depok. Yang bernama Shodik Murdiono M.PD., MM. jl. Kenanga Baru Raya No 24, RT/RW 007/019, kampung Bojong, Kel, Bhaktijaya, Kec Sukmajaya, Depok Timur.

Acara di buka dengan pembacaaan ayat suci al-quran oleh al-ustadz Entis Sutisna, dan dilanjut oleh tuan rumah. Shodik mengatakan, kebahagian yang tak terhingga bisa bertemu dengan saudara saya sesama perantau. Karna rencana sudah tiga tahun dan baru terwujud hari ini.

“Tiga kali lebaran saya dan teman-teman, ridwan dan Ustad Entis Sutisna ketemu, dan baru taun-taun ini acara pertemuan akbar ini terlaksana,” kata Shodik di sela-sela sambutannya, di minggu malam, di kediamannya Depok (30/06/2019)

Lalu Shodik bercerita tentang kenangannya di masa kecil kalau dirinya itu komentator sebuah pertandingan bola. Banyak sahabat saya yang sudah tak jumpa beberapa tahun ini, alhamdulillah hari ini bisa berjumpa.

“Saya sekarang bisa bertemu dengan angkatan saya kembali, saya amat sangat bersukur,” terangnya dengan penuh rasa syukur.

Lalu ketua paguyuban Sadulur Salembur (ss) menambahkan, rasa terima kasihnya kepada anggota Ss yang hadir yang lama maupun yang baru. Terima kasih kepada senior yang sudah mensuport kegiatan ini.

“Alhamdulillah dengan adanya paguyuban ini, kita bisa bersillaturahim bisa bertatap muka, yang gak kenal kita bisa menjadi kenal,” ujar Ridwan

Diceritakannya tentang sejarah berdirinya paguyuban (Ss), kalau dulu hanya pertemuan enam orang, lalu berlanjut sepuluh orang, setelah sepuluh orang baru diadakan kegiatan arisan, alhamdulillah sampai pertemuan selanjutnya.

“Dari pertemuan yang hanya tadinya enam orang ini Saya berharap kedepannya, paguyuban ss ini bisa besar, bisa di kenal dan bisa dijadikan tempat bernaung oleh perantau warga Cimungkal yang ada di Jabotabek,” tambahnya.

Salah satu anggota SS yang dari Cisalak yang bernama Otong amat sangat antusias, dengan pertemuan akbar ini, saya sangat merespon kegiatan paguyuban Ss karena disini bisa bertemu dengan saudara, sahabat, teman, yang biasanya bertemu hanya pas Idul Fitri.

“Alhamdulillah dengan adanya wadah paguyuban ss ini kita bisa terus sillaturrahim, dan mudah-mudahan bisa bermanfaat dengan tempat kelahiran kita Desa Cimungkal,” tandasnya.

(Arman/Ediyanto)

Bagikan :