Dansektor 8 Tunjukan Ketegasannya, Tutup Saluran Siluman PT PBN Yang Ketauan Buang Limbah Cair Ke Anak Sungai.

Bagikan :

Bandung. Setelah beberapa waktu yang lalu Dansektor Memerintahkan Satgas Citarum subsektor Cilampeni menutup saluran limbah PT PBN Pabrik pengolah kulit, kini saluran lainnya kembali ditemukan dan ditutup dengan menggunakan COR an.

Penutupan kembali saluran lainnya di PT PBN, setelah satgas subsektor Cilampeni menemukan Limbah cair berwarna abu abu di anak sungai Desa Cilampeni pada hari Kamis malam jam 21.00 saat melakukan operasi limbah industri.

” Saya sudah tegaskan berulang kali, bahwa saya tidak akan main main dengan limbah cair industri yang dibuang langsung tanpa diolah terlebih dahulu,” Tegas Dansektor 8 Kol Inf Belyuni Herliansyah. Jum’at (5/07).

” Ini perbuatan yang tidak terpuji, apalagi PT PBN sudah di tutup saluran limbahnya beberapa hari yang lalu, masih saja berani membuang limbahnya lagi,”.

Menurut Dansektor 8, semua satgas Citarum di semua subsektor, selain melakukan tugas rutin pembenahi bantaran, diwajibkan juga melakukan patroli dari sore sampai malam hari, untuk memastikan bahwa Citarum terbebas dari limbah cair industri.

” Jangan seenaknya melabrak aturan yang telah ditetapkan, apalagi berhubungan dengan limbah industri yang mengandung bahan berbahaya, jangan merusak kehidupan dan masa depan generasi penerus,” Tegas Kol Inf Belyuni.

Sementara Pelda Rusman menyampaikan bahwa penemuan ini setelah satgas subsektor Cilampeni lakukan operasi limbah industri atas perintah Dansektor 8.

” Kami menemukan kembali limbah PT PBN pabrik pengolahan kulit mengeluarkan limbahnya, langsung saya laporkan kepada Dansektor 8, dan memerintahkan kami langsung menutup saluran silumannya,” Ucap Dansubsektor Cilampeni.

” Hari ini selesai di tutup kembali saluran silumannya, berarti sudah empat lubang yang kami tutup, di PT PBN,” Pungkas Pelda Rusman.
(Rie).

Bagikan :