Wali Kota Bekasi Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kantor Bersama IPPAT dan INI

Bagikan :

Kota Bekasi, MPI
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi melakukan peletakan batu pertama, tanda dimulainya pembangunan Kantor Sekretariat Bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan Ikatan Notaris Indonesia (INI), Senin (8/7). Prosesi peletakan batu pertama ini disaksikan langsung Kepala Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Bekasi Deni Ahmad Hidayat.

Lokasi bakal Kantor Sekretariat Bersama ini berada di atas lahan seluas 300 meter persegi dan berlokasi di samping Kantor Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, yakni Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda, Kepala Inspektorat Widodo Indrijantoro, Kepala Bappeda Dinar F. Badar, Kepala BPKAD Sopandi Budiman dan para Camat se-Kota Bekasi selaku PPAT di wilayah masing masing. Selain itu juga dihadiri pengurus IPPAT Kota Bekasi dan Ikatan Notrais Indoenesia Kota Bekasi.

H Ade Ardiansyah selaku Ketua IPPAT dalam kesempatan itu mengutarakan rasa terima kasihnya atas peran Pemerintah Kota Bekasi melalui Wali Kota Bekasi yang sangat peduli dengan IPPAT dan INI. “Ikatan ini sudah berjalan lama dan baru kali ini ada kepala daerah yang peduli untuk menyediakan lahan agar dibangun Sekber ini, semoga ini menjadi contoh konkrit atas pedulinya dari kepala daerahnya, terima kasih untuk Wali Kota Bekasi,” ulasnya.

“Pembangunan ini tidak akan menggunakan APBD, kita akan maksimalkan berdasarkan urunan-urunan pengurus yang di dalamnya terdapat Camat yang selaku PPAT di wilayah. Kita harapkan berjalan dengan baik usai peletakan batu pertama ini,” ujar Ketua IPPAT dan INI Kota Bekasi.

Sementara itu, Kepala Kantot BPN Bekasi, Deni Ahmad Hidayat yang juga selaku Majelis Pengawas juga memberikan apresiasinya kepada Wali Kota Bekasi yang sudah memperhatikan keberadaan IPPAT dan INI. Dia juga memaparkan, jajaran IPPAT siap bersinergitas dengan Pemerintah Kota Bekasi atas terlampauinya capaian BPHTB di Kota Bekasi.

“Sudah dikoordinasikan juga dengan Kepala Bapenda Kota Bekasi setiap BPHTB sudah melalui online dan saya akan cek apabila BPHTB tersebut tidak terkoneksi dan kami tidak akan terima, di tingkat nasional baru ada 5 kantor BPN yang sudah memakai online, dan mudah mudahan menjadi contoh dari kota dan kabupaten lain,” ulasnya menambahkan.

Sedangkan Wali Kota Bekasi menyampaikan, butuh terobosan yang baru untuk menjaga sinergitas ikatan ini. “Kalau pemikirannya tidak think out of the box, akan terasa sangat sulit. Ini harus bergerak, mitra kerja kita ikut bersama membangun Kota Bekasi, dan semua ikatan yang bersama pemerintah kota itu harus patuh,” tegasnya.

Rencananya, lahan seluas 300 meter persegi itu akan dipinjam-pakaikan sistemnya kepada IPPAT dan Ikatan Notaris Indonesia Kota Bekasi. (Ham/Adv)

Bagikan :