PEDAGANG WARUNG TRADISIONAL MENGADU KE DPRD INDRAMAYU

Bagikan :

Indramayu,MPI

Pedagang dan warung tradisional di dapil 4 yang dipimpin oleh Tarlam yang didampingi anggota Komisi II M Ali Akbar , mendatangi Komisi I DPRD Kabupaten indramayu (9/07/2019). Alasan kedatangan mereka melakukan audensi berkaitan dengan adanya tumbuh dan bertambahnya ritel ritel Alfamart di kawasan tersebut.Mereka meminta agar Pemerintah Kabupaten Indramayu bisa bertindak karena ritel ritel tersebut tidak memiliki ijin, pedagangpun sudah melapor ke Pol PP Kecamatan. Pedagang tradisional dari dapil 4 yang merupakan pengusaha kecil dengan modal kecil dan pinjaman dari dana dana bantuan yang merasa tertindas ” meminta agar Pemerintah Kabupaten Indramayu, melalui Pol PP untuk dapat memeriksa berkaitan dengan ijinnya ritel ritel tersebut ” seperti yang dikatakan Tarlam.Audensi tersebut diterima oleh Wakil Ketua Komisi I Ibnu Rismansyah yang menegaskan bahwa untuk urusan tersebut sudah ditangani moratorium atau penundaan pengembangan ritel di Indramayu, apa lagi yang sudah berdiri tidak ada ijin untuk segera ditutup, ritel akan mendapat sanksi serius, apalagi jika sudah merugikan warga Indramayu. Lebih lanjut ” aspirasi pedagang dan warung tradisional dapil 4 akan segera di rapat kerjakan dengan pihak terkait yaitu Pol PP sebagai mitra kerja Komisi I dan Rapat Kerja Gabungan dengan Komisi III sebagai mitra kerja Dinas Perdagangan dan Industri ” katanya. (Deswin Nazamudin/Bagas Riguna)

Bagikan :