Jaringan Aktifis Sulawesi Geruduk KPK Dan Kemendagri

Bagikan :

Mediapetriot.co.id.com — Jakarta — Jaringan Aktifis Sulawesi mengadakan unjuk rasa damai di KPK dan Kementerian dalam negeri, Jumat (12/07/2019) terkait dugaan ‘Tindak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme’ yang terindikasi kuat dilakukan oleh kerabat dekat Gubernur SulSel. Berdasarkan keterangan mantan kepala dinas Bina Marga Sulsel dalam sidang pansus Hak angket DPRD SulSel.

“Kami dari Jaringan Aktifis Sulawesi :
Meminta Kepada KPK untuk memeriksa gubernur Sulsel terkait indikasi korupsi, kolusi dan nepotisme dalam proses pengaturan pemenang tender di dinas bina marga sulsel tahun 2018 ,
Meminta kepada KPK untuk mengusut tuntas indikasi KKN di beberapa satuan kerja Pemprov sulsel masa pemerintahan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman yang berpotensi besar terjadi berdasarkan salah satu keterangan oknum mantan kepala dinas provinsi sulsel.
Meminta kepada KPK untuk memeriksa beberapa nama yang telah menerima 17 paket tender berdasarkan pengakuan saudara Jumras dalam sidang pansus hak angket DPRD Sulsel Diantaranya :
Saudara Mirza, Taufik Fahruddin, Rilman, Anggu Sucipto, Ferry Tandiari dan Mega.Serta
meminta kepada KPK untuk memeriksa saudara Sumardi selaku Kepala BAPPEDA Sulsel yang diduga turut mengetahui dan mengarahkan seseorang untuk melakukan perbuatan tindak pidana korupsi.Kami juga meminta perlindungan saksi untuk Saudara Jumras sebagai whishblower atas pengungkapan kasus korupsi di Sulsel ,” ujar Akbar Busthami selaku korlap aksi.

“Kami Jaringan Aktifis Sulawesi juga meminta kepada Menteri Dalam Negeri untuk menonaktifkan Gubernur Sulsel pada saat proses penyidikan indikasi tindak pidana korupsi dilakukan,” imbuh Akbar.
(fri)

Bagikan :