KPK RI Ajak Mahasiswa Unidayan Berperan Aktif Dalam Memberantas Korupsi

Bagikan :

BETOAMBARI, BAUBAU, SULAWESI TENGGARA, mediapatriot.co.id_Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Ir. Agus Rahardjo, mengajak mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau turut berperan aktif dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Hal ini disampaikannya saat memberikan kuliah umum dengan tema Peran Perguruan Tinggi Dalam Pencegahan Korupsi di Baruga La Ode Malim, Kampus Unidayan, Kelurahaan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (27/07).

“Jika terdapat indikasi yang merugikan negara silahkan melapor, asalkan disertai dengan alat bukti,” tuturnya.

Agus mengatakan peran mahasiswa dalam pencegahan korupai dapat diwujudkan saat melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di pedesaan ataupun melakukan penelitian tentang tindak pidana korupsi.

Agus menilai, saat KKN mahasiswa dapat membantu pihak desa dalam memperbaiki administrasi serta mengarahkan dan mengawasi anggaran desa, agar tidak disalahgunakan oleh kepala desa maupun aparatnya.

“Banyak laporan warga desa setelah dana masuk kepala desanya ada yang bangun Ruko bahkan sampai pergi Umroh,” ungkapnya.

Lebih lanjut Agus mengatakan bahwa kewenangan KPK sampai saat ini masih terbatas dan belum menyentuh perangkat desa, karena belum ada regulasi yang mengatur.

Agus menilai UU Korupsi di Indonesia masih cukup Kuno, karena pemberantasan korupsi hanya terbatas pada penanganan pejabat Publik saja dan belum menyentuh hingga ketingkat desa.

“Kewenangan kami terbatas, yang kami bsa tindak hanyalah pejabat tinggi seperti Gubernur, Wali Kota, Bupati, sementara Kepala Dinas ataupun Kepala Desa belum, kecuali mereka terlibat lansung dengan Wali Kota atau Bupatinya,” jelasnya.

Diakhir Kuliah Umumnya ketua KPK tidak lupa menitipkan pesan kepada Mahasiswa Unidayan untuk senantiasa mendukung langkah mereka untuk revisi UU Tipikor.(dewi/adm/Unidayan)

Bagikan :