by

Pemprov Sulteng Terima 30 Pamong IPDN Angkatan XXV

PALU TIMUR, PALU, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) secara resmi menerima 30 pamong Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXV, Kamis (01/08), di Ruang Polibu kantor Gubernur Sulteng, dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

30 pamong ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng, DR. H. Hidayat Lamakarate, M.Si, mewakili Gubernur Sulteng, Drs. H. Longky Djanggola, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Hidayat mengungkapkan bahwa setiap alumni pamong harus siap dan merasa nyaman ditempatkan dimana saja. Serta ikhlas menerima Surat Keputusan (SK) penempatan.

“Keihklasan dibutuhkan demi kelancaran pekerjaan. Bila sehari saja merasa tidak nyaman itu bisa menjadi beban psikologi yang berdampak pada kelancaran kerja. Percayalah, setiap tempat adalah yang terbaik. Dan jangan pernah menghakimi tempat itu tidak baik sebelum tiba di sana,” ungkapnya.

Hidayat juga menghimbau kepada seluruh alumni pamong agar tidak mengeksklusifkan identitas sebagai lulusan lembaga pamong.

“Agar tak memiliki perasaan tidak nyaman sekiranya para alumnj pamong tidak mengeklusifkan identitasnya sebagai lulusan lembaga pamong. Biar orang yang menilai atas kerja-kerja yang menjadikan kita eksklusif,” pungkasnya.

Sesuai dengan SK Kemendagri, Pemprov Sulteng dan Pemerintah Kota Palu masing-masing akan menerima tiga alumni dan sisanya terdistribusi merata ke 12 pemerintah kabupaten masing-masing dua orang alumni.

Sementara itu, Mendagri RI, Tjahjo Kumolo, diwakili Kabag Perundang-undangan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum, Sukarni, berharap Pemprov Sulteng dapat memberdayakan para kader terbaik pemerintahan tersebut.

Sukarni mengatakan sesuai dengan Permendagri Nomor 34 Tahun 2019 yang mengatur penempatan lulusan, lulusan pamong 15 persen diserap pada instansi pusat dan 85 persen disebar ke 34 pemprov di Indonesia.

Ia menambahkan, 30 PNS IPDN yang ditempatkan di Pemprov Sulteng terdiri dari 1 pamong asal Kalimantan Barat, 5 pamong asal Kalimantan Timur, 5 pamong asal Gorontalo, 4 pamong asal Sulawesi Tenggara, 2 pamong asal Sulawesi Barat dan 13 pamong asal Sulawesi Selatan.

Untuk penggajian, lanjutnya, hingga akhir 2019 masih dibebankan ke APBN. Dan terhitung 1 Januari 2020 masuk ke APBD. Serta sesuai aturan yang mengikat, para pamong tidak dapat mengajukan mutasi ke wilayah lain bila masa kerja belum genap 2 tahun.(dewi/adm)

Artikel ini sebelumnya terbit di sultengterkini.com

Bagikan :

Berita Kegiatan Presiden Ir. Joko Widodo di MPI, kunjungan kerja, peresmian dan lain lain KLIK DISINI
Kegiatan Panglima TNI ketika dilantik Presiden, kunjungan kerja, peresmian dan lainnya KLIK DISINI
Kegiatan Kapolri ketika dilantik Presiden, kunjungan kerja, peresmian dan lainnya KLIK DISINI
Cara Cepat Cari Berita Ketik di Bawah Ini:

Ada Iklan Lowongan Pekerjaan, Lowongan Wartawan, Iklan Jual Mobil, Motor dan lain lain baca sekarang di IKLAN BARIS >>

Bagaimana Wajah Kinclong Daus Mini Menjelang Peernikahan ke Tiga Artis6.COM >>


News Feed