Titik Api Semakin Menyebar, Dandim 0617/Majalengka Adakan Pertemuan Dengan Unsur Terkait.

Bagikan :

Majalengka, – Dampak kebakaran hutan di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) makin meluas, Dandim 0617/ Majalengka segera menggambil langkah dengan cara menggelar pertemuan dengan sejumlah unsur terkait.

Walaupun upaya pemadaman melalui udara atau water bombing telah dilaksanakan beberapa kali, namun kebakaran masih terlihat di sejumlah titik.

Oleh karena itu Dandim 0617/Majalengka segera melaksanakan Pertemuan tersebut yang digelar di Posko Satgas Penanggulangan Karhutla Kawasan TNGC Komplek Perkemahan Cidewata Sadarehe, Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Rabu (14/08).

Menurut Dandim 0617 Majalengka, Letkol Arm Novi Herdian,” Titik api saat ini telah menyebar ke areal hutan di daerah Sadarehe, Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh,”.

” Pihaknya telah menyiapkan 2 SST anggota kodim 0617/Majalengka untuk melaksanakan kegiatan tersebut yang bergabung dengan pihak Kepolisian, BPBD setempat serta berbagai pihak yang terkait di Kab. Majalengka,” Ujar Dandim 0617.

“ Pertemuan ini dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab saya sebagai Dansatgas Karhutla, untuk segera mengambil langkah dan tindakan yang diambil untuk mengatasi semakin meluasnya kebakaran hutan di kawasan TNGC,” jelas Novi.

Sementara itu, dalam pertemuan tersebut, pihaknya membahas tentang mengedepankan faktor teknis dalam penanganan kebakaran hutan yang dilakukan oleh pihak BPBD dan TNGC melalui jalur darat dengan menggunakan sarana yang ada.

“ Harapan saya kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Ciremai ini, bisa kita atasi secara bersama-sama,” ungkapnya.

Selain itu kata dia, peran aktif semuanya, termasuk dari unsur Muspika dan masyarakat, juga sangat diperlukan untuk mempercepat proses pemadaman api tersebut.

“Selain faktor teknis, kita bersama-sama berdoa agar permasalahan kebakaran hutan ini segera bisa diatasi,” harapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, tampak hadir Kepala BPBD Majalengka, Agus Permana, jajaran Kabid BPBD Majalengka, Perwakilan TNGC, Syarif, Muspika Kecamatan Rajagaluh, Sindangwangi dan para kepala desa sekitar yang terdampak kebakaran hutan tersebut.
(Rie-Pendam Siliwangi).

Bagikan :