“Bersama Tim Penyuluh Pertanian, Babinsa Ramil 21/Madat Survey Lahan Padi Yang Terserang Hama Wereng”

Bagikan :

“Bersama Tim Penyuluh Pertanian, Babinsa Ramil 21/Madat Survey Lahan Padi Yang Terserang Hama Wereng”

Media Patriot, Sumatera. Aceh Timur-Babinsa Ramil 21/Madat Serka Sardi mendampingi tim penyuluh pertanian dari Kabupaten yang dipimpin Kabid Bidang Perlindungan Tanaman Fadliah, SP, melaksanakan survey lapangan guna mencari solusi dari dampak hama wereng yang menyerang lahan/sawah milik Bapak Dahlan ketua Pok Tani Bali Beringin dan Bapak M Said Ali, yang bertempat di Desa Matang Nibong, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (14-08-2019).

Kepada awak Media Serka Sardi mengatakan bahwa, peranan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dapat mempengaruhi tindakan dan keputusan petani dalam melakukan usahatani padi agar produktivitasnya tinggi. Kenyataanya bahwa penyuluh pertanian lapangan (PPL) memiliki peranan dalam membimbing petani, membantu petani dalam memecahkan masalah (konsultan), pemantau kegiatan petani, pengevaluasi tindakan dan kegiatan petani, membantu petani dalam pengenalan teknologi baru, sebagai organisator dan dinamisator, serta menjadi jembatan penghubung.

Lanjutnya, peranan penyuluh pertanian lapangan dalam penerapan panca usahatani padi sawah diharapkan dapat membantu petani dalam menerapkan panca usahatani padi sawah dengan tujuan meningkatkan produktivitas tanaman padi, “jelasnya.

Danramil 21/Mdt Kapten Inf Muhammad Irwansyah membenarkan adanya kegiatan Babinsanya tersebut sebagai bagian dari tugas pendampingan yang harus dilaksanakannya.

“Di wilayah Kecamatan Madat saat ini memang memasuki masa mendekati panen raya sehingga buah padi sudah mulai keluar sehingga Babinsa saya perintahkan untuk lebih aktif memonitor tanaman padi jangan sampai ada hal-hal atau hama yang mengganggu tanaman, “katanya.

Komandan Kodim 0104/Atim Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis saat dikonfirmasi di ruang kerjanya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Koramil dan Babinsa jajarannya. “Memang beberapa wilayah mulai ada gangguan hama wereng coklat. Namun berkat kesigapan jajaran, hal tersebut tidak sampai meluas dan saya optimis produksi pertanian kita akan baik dan meningkat, “ujarnya.

Editor:Pairin

Bagikan :