Tim Pemancing Dari 7 Negara Akan Ramaikan Banggai International Tuna Fishing Tournament 2019

Bagikan :

JAKARTA, mediapatriot.co.id_Tim pemancing dari 7 negara dipastikan akan turut meramaikan Banggai International Tuna Fishing Tournament (BITFT) 2019 yang akan digelar di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng), 27-29 September 2019 mendatang.

Hal ini terungkap saat rapat teknis persiapan BITFT 2019 yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Kemaritiman), Kamis (15/08), dikantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Jakarta.

Rapat teknis untuk turnamen mancing kelas dunia itu dipimpin Asisten Deputi Bidang Olahraga, Seni dan Budaya Maritim, Kosmas Harefa, dan dihadiri Bupati Banggai, DR (Cand) Ir. H. Herwin Yatim, MM, dan jajarannya, serta perwakilan dari pihak terkait, diantaranya Kementerian Pariwisata maupun KKP.

Kosmas menyampaikan tercatat telah ada 74 tim yang melakukan registrasi online. Dari 74 tim tersebut 51 tim telah memasukan kembali formulir pra registrasi, termasuk tim dari negara lain.

Selain Indonesia, yakni Amerika Serikat, Australia, China, Malaysia, Perancis, dan Timor Leste. BITFT 2019 diramaikan oleh peserta dari 7 negara.

Rapat teknis persiapan BITFT 2019 di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kamis (15/08).(foto: eljohnnews.com)

Sementara itu, Bupati Banggai, DR (Cand) Ir. H. Herwin Yatim, MM, saat ditemui awak media mengungkapkan bahwa ia optimis event BITFT 2019 akan berjalan  sesuai jadwal.

Herwin memaparkan Kabupaten Banggai yang diapit oleh Teluk Tomini dan Teluk Tolo memiliki potensi bahari yang harus di explore. Melalui event BITFT 2019 potensi destinasi wisata bahari Banggai dipromosikan.

“Event BITFT 2019 tak sekedar event penyaluran hobi memancing masyarakat Indonesia maupun dunia, tetapi juga merupakan ajang promosi wisata bahari Banggai. Sehingga dunia memahami, selain penghasil ikan, Banggai juga merupakan salah satu destinasi wisata bahari internasional,” ungkapnya.

Bupati Banggai dan jajarannya saat ditemui awak media.(foto: eljohnnews.com)

Lebih lanjut Herwin mengatakan BITFT 2019 diharaplan dapat mengulang atau melebihi  kesuksesan penyelenggaraan tahun sebelumnya, yang diikuti 48 kapal (tim peserta)

“Tahun 2018 BITFT pertama kali digelar, diikuti 48 kapal (tim peserta) dan hasilnya luar biasa. Para peserta mengviralkan ikan-ikan yang dipancingnya. Alhamdulillah, hasil tersebut memberikan nilai positif, dimana para pemancing sangat tertarik dengan tantangan apa yang akan mereka lakukan di laut itu,” tuturnya.

Herwin juga berharap melalui BITFT 2019 dapat terjalin kerja sama investasi dengan negara peserta BITFT 2019.

“Kedepannya kita berharap negara-negara yang hobi mancing itu bisa menjalin kerja sama dalam kaitan pemanfaatan sumber daya alam, sehingga potensi-potensi daerah terakses oleh dunia luar. Karena semua mensuport kita punya daerah, seperti kaitannya dengan pengembangan investasi,” pungkasnya.

Perlu diketahui, perairan Banggai dikenal sebagai destinasi wisata mancing kelas dunia karena terdapat banyak ikan eksotis seperti Banggai Cardinal Fish. Perairan Banggai juga masuk dalam jalur migrasi ikan tuna dari kawasan Samudera Pasifik ke Samudera Hindia.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai menyediakan total hadiah Rp500 juta untuk perlombaan ini. Pemenang akan dipilih berdasarkan berat hasil pancingan, dengan kategori lomba minimal ikan yang ditimbang hingga 5 kg.

Selain perlombaan reguler, akan ada pula hadiah jackpot sebesar Rp100 juta bagi yang berhasil menangkap ikan tuna sirip kuning di atas 100 kg.(dewi/adm)

Artikel ini sebelumnya terbit di Eljohnnews.com

Bagikan :