Ketua Harian Citarum Dedi Kusnadi Tamim Dukung Langkah Dansektor 7 Tutup Aliran Limbah Di Cisuminta.

Bagikan :

Kab Bandung, MPI. Pasca Ditutupnya 11 saluran pembuangan limbah industri yang tersembunyi di anak sungai Cisuminta, Perusahaan pengolahan limbah industri PT MCAB mulai terendam.

Luapan anak sungai Cisuminta masuk dan memaksa PT MCAB Di Jalan Cisirung Kelurahan Pasawahan Kec Dayeuhkolot menghentikan pengolahan IPAL Komunalnya sejak tanggal 10 September 2019.

Hari ini Rabu (11/09), Ketua Harian Citarum Harum Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Tamim menyambangi posko utama sektor 7 dan bertemu langsung dengan Kol Kav Purwadi, sebelum melihat kondisi PT MCAB dan Anak Sungai Cisuminta.

Kedatangan Ketua Harian satgas Citarum, selain melakukan kunjungan rutin sekaligus mendengarkan Dansektor 7 memaparkan secara detail alasan kenapa anak sungai Cisuminta tutup, sehingga beberapa industri termasuk Ipal Komunal MCAB tidak bisa melakukan pengolahan IPAL.

” Sampai saat ini masih belum ada pengusaha yang mengaku itu saluran dari pabrik mana, jadi sampai saat ini anak sungai Cisuminta masih ditutup,” Ujar Dansektor 7 Kolonel Kav Purwadi.

” Saya sudah paparkan semua kronologis sampai akhirnya anak sungai Cisuminta ditutup, dan terbukti sekarang, pelaku industri masih tetap.saja bandel, air Cisuminta malah tambah hitam dan berbau,” Terang Dansektor.

Menurut Kolonel Kav Purwadi, dirinya tidak akan membuka anak sungai Cisuminta yang ditutup sebelum ada pengakuan dari dari pengusaha terkait 11 saluran siluman yang ada dibawah permukaan air.

” Saya sudah mendapatkan ijin dari pusat untuk melakukan pengecoran, dan itu juga membuktikan bahwa saya tidak ada kepentingan dengan para pelaku industri, salah ya kami cor,” Tegas Kolonel Kav Purwadi.

Setelah mendengar langsung paparan dari Dansektor, Ketua Harian Citarum Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Tamim menyatakanendukung langkah yang diambil oleh Dansektor dalam menanggulangi aliran limbah yang masuk ke DAS Citarum

” Saya mendukung langkah yang diambil Dansektor, karena ini adalah upaya menjaga DAS Citarum dari limbah berbahaya,” Tandas Dedi Kusnadi Tamim.

Setelah dari posko utama sektor 7, Ketua harian Citarum menuju PT MCAB untuk melihat secara langsung kondisi nya yang sudah terendam luapan anak sungai Cisuminta, sekaligus melihat hasil dari pengecoran satgas.
(Rie).

Bagikan :