Diduga Mengantuk, Mobi Avanza Tabrak Angkot, Sopir Angkot Tewas

Bagikan :

LUWUK SELATAN, BANGGAI, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang merenggut nyawa kembali terjadi diwilayah hukum Kabupaten Banggai, Minggu (15/09), sekitar pukul 02.30 Wita, di Jalan Dr. Moh. Hatta, Kelurahaan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan.

Laka lantas yang melibatkan mobil Toyota Avanza warna silver DN 1692 CE, bertabrakan dengan Mobil Mitsubishi TS 125 warna merah DN 1742 CA, ini menyebabkan satu orang meninggal, Yusri Djibran (49), warga Desa Sayambongin, Kecamatan Nambo.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Banggai, AKBP Moch. Sholeh, SIK, SH, MH, melalui Kasat Lantas Polres Banggai, AKP Muhammad Fadlan, SIK, mengungkapkan peristiwa naas ini terjadi ketika Mobil Toyota Avanza yang dikendarai oleh Ancang (31), warga Desa Manyula, Kecamatan Kintom, bergerak dengan kecepatan tinggi di dari arah Luwuk menuju arah Kilo 5.

Foto: istimewa

Pengemudi yang diduga dalam keadaan mengantuk, tiba-tiba hilang kendali dan mengambil lajur kanan, sehingga bertabrakan dengan Mitsubishi yang datang dari arah berlawanan dan dikemudikan oleh Yusri.

“Diduga akibat mengantuk sopir Avanza kehilangan kendali dan menabrak mobil mitsubishi yang datang dari arah berlawanan,” ungkap Kasat Lantas melalui sambungan whatsapp.

Lebih lanjut Kasat menyampaikan akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Mitsubishi mengalami luka-luka dan meninggal dunia di RSUD Luwuk.

Foto: istimewa

“Pengemudi Mobil Mitsubishi TS 125 warna merah DN 1742 CA, diketahui beridentitas Yusri Djibran (49), warga Desa Sayambongin, Kecamatan Nambo, mengalami benturan di perut atas akibat terjepit stir mobil, dan meninggal dunia di RSUD Luwuk,” tuturnya.

Para penumpang kedua kendaraan tersebut, lanjut Kasat, mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Luwuk.

“Penumpang dari mobil Mitsubishi, beridentitas Irma Ajali (51), warga Desa Sayambongin, Kecamatan Nambo, mengalami luka robek pada dahi. Sedangkan Penumpang dari Mobil Toyota Avanza, Puji Astuti (54), warga Desa Uling, Kecamatan Kintom, mengalami bengkak pada mata kaki kanan, dan terasa sakit di leher belakang. Kedua korban di rawat di RSUD Luwuk,” tandasnya.

Kerugian material akibat laka lantas ini diperkirakan mencapai Rp 20 juta (dua puluh juta rupiah).(dewi/adm)

Bagikan :