KADIS PERTANIAN AGARA, KELUHKAN KEKURANGAN ALOKASI PUPUK UREA SUBSIDI. 

Bagikan :

Aceh. MPI. Kutacane, Kekurangan Alokasi Jenis Pupuk Urea subsidi dari Pemerintah Pusat terhadap Pemerintah Daerah di Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2019, berbuntut panjang dengan keritik-keritikkan dari penggiat dan tokoh masyarakat setempat.

Bahkan Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara, H. Asbi. SE. (16-09-2019) keluhkan terhadap kurangnya Alokasi Pupuk Urea dari Pemerintah Pusat terhadap Pemerintah Daerah khusus nya Kabupaten Aceh Tenggara yang tidak sesuai dengan kebutuhan Petani.

Menurutnya, 4500 ton per Satu Tahun Anggaran adalah jumlah yang sangat minim terhadap kebutuhan Petani, terlebih lagi pada saat musim tanam rendeng dan musim tanam gadu jenis komoditi Padi, tentu kebutuhan Petani semakin meningkat.

Terlebih lagi, komoditi jagung juga adalah produk unggulan Petani Aceh Tenggara, yang mana luas lahan Komoditi tersebut hampir sama dengan luas lahan persawahan.

Katanya, dari hasil laporan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang ada di jajaran Dinas Pertanian, Kebutuhan Petani Komoditi Padi dan Jagung dalam satu Tahun Anggaran, Petani membutuhkan 11000 ton, belum termasuk dengan kebutuhan Petani komoditi lainnya, yaitu Komoditi Sawit, Kakao, Karet, Kelapa dll.

Sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), Jenis Pupuk Urea Subsidi di Aceh Tenggara bukan disebut langka, tetapi Kurang  Alokasi dari Pemerintah Pusat dan ini terjadi bukan hanya di Daerah Kabupaten bahkan merata di setiap Provinsi Indonesia.

Bila di bandingkan dengan Kabupaten yang ada di Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Tenggara adalah uratan keempat terbanyak mendapatkan Alokasi Pupuk Urea subsidi dari Pemerintah Pusat, namun walaupun sedemikian nya Dinas Pertanian sudah berupaya tetapi sorotan Publik Dinas Pertanian masih kurang maksimal terhadap Kebutuhan Petani.

Padahal Dinas Pertanian sudah mencetuskan gagasan dan ide-ide yang lebih menjanjikan terhadap keberhasilan produk Pertanian.

Contohnya, Dinas Pertanian sudah berupaya dengan pengalihan Jenis pupuk subsidi, dialihkan dengan menggunakan jenis pupuk cair, yaitu pupuk cair Nutrifam AG dan jenis Pupuk padat MK 30, dan uji coba ini sudah kita laksanakan dalam kurun musim tanam rendeng ini, jelasnya H.Asbi.SE.

( Redaksi )

Editor:Pairin

Wartawan: Samsuri

Bagikan :