Proses pembongkaran dan penyegelan pabrik arang oleh camat Cilincing

Bagikan :

Warga mengeluhkan industri pembakaran arang yang berada di Jalan rawa malang Kelurahan semper timur kecamatan Cilincing , Jakarta Utara. Pasalnya, akibat asap dan debu pembakaran arang tersebut warga kerap merasakan sesak nafas.

“Kami (warga Rw 10 kelurahan semper timur. sangat terganggu adanya asap dan debu tersebut. Ini setiap hari kami rasakan, terutama saat proses pembakaran batok kelapa menjadi arang dari sore hingga menjelang pagi . di Jalan rawa malang di Rw 10 kelurahan semper timur kecamatan Cilincing , Jakarta Utara, Rabu (18/9/2019).

saat asap dan debu itu muncul, jarak pandang di sekitar lokasi lapak itu pun hanya berkisar 50 meter. Sehingga tak sedikit kendaraan yang melintas terlibat kecelakaan lalu lintas.

Lebih fatal lagi, asap dan debu tersebut menjadi pemicu salah satu warga Kampung Sawah meninggal dunia akibat mengidap infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Tak menetup kemungkinan, dikhawatirkannya hal tersebut akan dialami diri dan warga lainnya akibat menghirup asap dan debu tersebut setiap hari.

“Harapan kami lapak itu ditutup dan dipindahkan ke lokasi lain. Kami juga paham lapak itu tempat usaha.tadi tutur pak alwi camat Cilincing. semua usaha arang yang ada disini udah mencari dan dapat lokasi baru yaitu daerah bekasi. semua akan dipindahkan ke lokasi baru. Semua pemilik usaha bangunan ada 23 . Semua ada 20 orang.

Sama seperti warga lainnya, asap menyebabkan dirinya mengalami sesak nafas dan iritasi mata, terutama saat anak sekolah SD 07 beraktifitas di luar kelas seperti upacara dan olah raga sangat mengganggu debu dan asap.

“Mulai dari berangkat sekolah sampai pulang sekolah asap dan debunya suka banyak. Kadang kalua asap dan debunya lagi banyak kami ngga boleh keluar kelas sama ibu guru,” tandasnya.dan pengendara melintas sangat terganggu.

Edi

Bagikan :