TUJUH UNIT RUMAH DI AGARA LUDES DILALAP SIJAGO MERAH, WARGA BUKA POSKO BANTUAN. 

Bagikan :

Aceh. MPI. Kutacane, 7 Unit Rumah di Desa Kane Mende Kecamatan Leuser Kabupaten Aceh Tenggara, Ludes dilalap sijago merah, Kamis 19-09-2019, warga membuka Posko bantuan sementara.

Kebakaran terjadi sekitar Jam 02.30 wib dini hari, saat warga setempat sedang terlelap tidur, namun saura jeritan salah satu korban memecahkan keheningan malam berubah menjadi kericuhan warga untuk saling bantu membantu memadamkan keganasan sijago merah, ungkapnya Nasib. Perangin angin, selaku Kepala Desa.

Pemadaman api berkat kerja keras warga, walaupun akhirnya turut juga dibantu oleh Damkar BPBD Aceh Tenggara, tetapi ketika api sudah mulai bisa dijinakkan oleh warga, mungkin dikarenakan jarak tempuh yang lumayan jauh, katanya.

Kapolsek Ipda. Peterson. Manunsong, melalui Dan pospol Aiptu. Immanuel. Pane, membenarkan musibah kebakaran 7 unit rumah terjadi di desa Kane Mende Kecamatan Leuser sedang dalam proses penyelidikan dari pihak Kepolisian.

Namun diperkirakan kerugian warga yang menjadi korban musibah tersebut, berkisar Rp 900 Juta, jelasnya Immanuel.

Sebagai Pemerintah Wilayah (Camat) Juanda. SE, menjelaskan, bedasarkan dari hasil laporan warga dan investigasi  ketempat kejadian, musibah kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, tetapi harta benda dari keluarga korban tidak ada yang dapat diselamatkan.

Berharap kepada Instansi yang terkait yakni Dinas Sosial dan BPBD Aceh Tenggara, untuk secepatnya memberikan bantuan berupa tanggab bencana kepada pihak keluarga korban, agar kebutuhan sementara dapat teratasi.

Katanya, bantuan pada saat ini, hanya ada disalurkan oleh DPRK dari Fraksi Partai Golkar Yaitu Sanusi, dan dari Pemerintah Wilayah (Camat), berupa Indomie, telor, minyak goreng, air mineral, garam, dll.

Sementara itu, Pihak Dinas Sosial Aceh Tenggara, saat dihubungi melalui jaringan seluler, mengatakan, akan secepatnya memberikan bantuan, sebagai bentuk tanggab bencana dari Dinas tersebut, dan menjelaskan pada saat ini petugas dari Dinas Sosial sedang berada dilokasi untuk pendataan korban, katanya.

( Redaksi )

Editor:Pairin

Wartawan:Samsuri

Bagikan :